Jembatan di Desa Landau Beringin Sintang Hanyut, Akses Warga Terputus
Kapolsek memastikan tidak terdapat korban jiwa mengingat putusnya jembatan ini bukan pada saat jam padat aktifitas warga.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Jembatan Sungai Mau di Desa Landau Beringin, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang hanyut diterjang arus deras akibat curah hujan tinggi dalam 2 hari terakhir.
Putusnya jembatan tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terhambat. Sebab, masyarakat setempat, jembatan itu merupakan satu-satunya akses jalan di wilayah tersebut.
Kapolsek Kayan Hilir, IPTU M. Hutasoit mengatakan putusnya jembatan ini disebabkan tingginya intensitas curah hujan selama 2 hari belakangan di wilayah Kecamatan Kayan Hilir.
“Dua hari belakangan ini seperti yang kita ketahui tingginya intensitas curah hujan terlebih daerah Kayan Hilir dengan wilayah yang cukup rendah sehingga jika sungai meluap efeknya bisa cukup luas salah satunya ya putusnya jembatan seperti yang saat ini terjadi," kata Kapolsek, Kamis 23 Mei 2024.
Berdasarkan keterangan warga, jembatan tersebut sudah lama diperkirakan kurang lebih 30 tahun.
Baca juga: KASUM Letjen TNI Bambang Ismawan Kunjungi Sintang dan Tinjau Progres Pembangunan Masjid Syuhada
Kapolsek memastikan tidak terdapat korban jiwa mengingat putusnya jembatan ini bukan pada saat jam padat aktifitas warga.
Kapolsek mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan rawan banjir untuk selalu waspada untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kepala Desa sendiri sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab tapi alangkah baiknya juga ada tindakan dari warga setempat sehingga sementara kita akan membantu pembangunan jembatan darurat supaya warga ini bisa beraktivitas kembali,” ujar Kapolsek. (*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
| Kalbar Siap Cetak Sejarah, Kapolda & Stakeholder Matangkan Persiapan AVC Men’s Champions League 2026 |
|
|---|
| Luka di Wajah Ko Andi, Saksi Perjuangan Melawan Api yang Menghanguskan Rumahnya |
|
|---|
| Layanan Puskesmas Berbasis Klaster, Kemenkum Kalbar Kawal Pembaruan Regulasi Kesehatan Kayong Utara |
|
|---|
| Duka di Balik Kecelakaan Kerja Masjid Awwaluddin Kubu Raya, Markoat Meninggal Saat Jalani Perawatan |
|
|---|
| 278 Kades Kapuas Hulu Protes Tunjangan Dipotong, Yusuf: Bisa-bisa Korupsi karena Terdesak Kebutuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/AGUS-230524-SINNNS.jpg)