PDAM Kapuas Hulu Buka Suara Soal Isu Kualitas Air Ledeng Tercemar

Direktur PDAM Tirta Kapuas Hulu, Muhammad Saini Hadi menjelaskan kalau aliran air ledeng di Kapuas Hulu berasal dari Sungai Kapuas.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Mesin PDAM yang berada di Sungai Kapuas, wilayah Putussibau Selatan, untuk mengalirkan air ledeng ke rumah-rumah masyarakat, Jumat 17 Mei 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kapuas Hulu buka suara soal kekhawatiran warga Putussibau soal kualitas air ledeng yang diduga sudah tercemar akibat pekerjaan emas di Perhuluan Sungai Kapuas.

Direktur PDAM Tirta Kapuas Hulu, Muhammad Saini Hadi menjelaskan kalau aliran air ledeng di Kapuas Hulu berasal dari Sungai Kapuas.

Namun Muhammad Saini memastikan air ledeng tersebut masih layak untuk diolah oleh konsumsi atau masyarakat itu sendiri.

"Kelayakan ini berdasarkan surat dari dinas kesehatan yang berwenang mengeluarkan surat tersebut, mungkin kalaupun ada tercemar masih ada ambang batas, sehingga konsumen tidak perlu khawatir" ujarnya kepada wartawan, Jumat 17 Mei 2024.

Kementerian ATR/BPN Patok Tanah Ulayat Masyarakat Dayak Iban di Kapuas Hulu

Saini menjelaskan, air ledeng yang dikelola oleh PDAM Tirta Kapuas Hulu ini bisa untuk diminum asalkan air tersebut dimasak.

"Jangan langsung diminum, karena itu tidak bagus, sebab masih ada bakteri, sehingga perlu dimasak dulu, baru diminum," ucapnya.

Saini juga memastikan, tidak ada air ledeng yang langsung keluar dari keran bisa diminum, dan semuanya harus dimasak dulu.

"Kita tidak tau bakteri atau kuman yang masih ada di air itu, maka perlu dimasak dulu," ungkapnya. 

(*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved