GM Harris Pontianak Tanggapi Larangan Perpisahan di Tempat Mewah, di Hotel Harga Terjangkau

Marketing and Branding Executive Hotel Harris Pontianak, Evelyn Fernanda turut menekankan komitmen hotel dalam mendukung sekolah.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIRNA
GM Harris Hotel Pontianak Ika Florentina bersama GM Business Tribun Pontianak Julia Lorrains di ruang Podcast Tribun Pontianak.  

TRUBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ika Florentina, Ketua Asosiasi General Manager Hotel Indonesia (IHGMA) Kalimantan Barat yang merupakan General Manager Hotel Harris Pontianak menyampaikan pandangan tentang perpisahan di hotel dibanding dengan di gedung atau sekolah.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran sekolah terkait larangan penggunaan tempat mewah untuk acara perpisahan sekolah yang disebabkan pastinya karena adanya keberatan dari orang tua siswa.

Hal ini membuat hotel-hotel di Kalbar mengalami cancellation karena kekhawatiran akan larangan tersebut. Padahal kata Ika hotel sudah blok venue jauh hari bahkan menolak event MICE yang lain, dimana kondisi saat ini sangat chalenging MICE belum bergerak, budget tinggi dibanding revenue tahun lalu yang kondisi sosial politik stabil.

"Dan kami harus menghadapi pukulan ini. Tentu saja ini juga berdampak pada PAD yang akan kami setor ke Pemda dari sisi perdagangan dimana kami saat ini support hampir 30 persen PAD Kalbar dimana diantaranya adalah Hospitality industri atau Perhotelan," ujar Ika pada Selasa 14 Mei 2024.

Menurut Ika, masyarakat Kalbar perlu diedukasi khususnya orang tua siswa siswi yang anak-anaknya akan mengikuti kelulusan dan perpisahan bahwa hotel merupakan salah satu tempat yang sangat ideal dan bisa dikatakan murah dibanding dengan menyelenggarakan di sekolah atau gedung gedung pertemuan yang kesan nya murah tapi sekolah harus mengeluarkan biaya tambahan.

Baca juga: Pj Wali Kota Pontianak Imbau Sekolah Gelar Acara Perpisahan Secara Sederhana

Ia menggambarkan, selain sewa tempat, perlu bayar konsumsi, bayar sewa sound system, bayar sewa LCD Screen, kadang ada tambahan Lighting atau lampu jika perlu, bayar sewa dekorasi, tambahan biaya keamanan, dan kebersihan pun harus dibayar secara terpisah, bisa dibayangkan itu semua yang harus ditanggung sekolah bila menyelenggarakan di sekolah atau gedung pertemuan belum lagi biaya event organizer bila ingin acara meriah.

Semua itu bisa diberikan secara free satu paket bila di hotel dengan hanya biaya makan saja yang dibayar mulai dari Rp.80.000,- nett per orang tanpa ada minimal sudah mendapat venue gratis sound system, LCD Screen bahkan Wifi utk live streaming youtube yang sekolah atau gedung pertemuan tidak support.

Demikian juga kebersihan keamanan kenyamanan bahkan kamar gratis sebagai fasilitas tambahan untuk panitia yang biasa mempersiapkan acara sampai malam hari demi kelancaran acara, hotel membantu menyediakan.

"Khususnya Harris Hotel Pontianak yang flexible dari sisi budget bahkan ada banyak hotel yang GM-GM nya anggota IHGMA Kalbar yang budget nya sangat minim pun bisa menyelenggarakan perpisahan disana," ujarnya.

Ika mengatakan bahkan hotel Harris Pontianak berupaya mendukung lembaga pendidikan dalam memfasilitasi upacara perpisahan yang berkesan bagi siswa. "Kami percaya dalam membuat acara ini mudah diakses dan membantu sekolah mendapat exposure lebih, salah satu contoh beberapa waktu lalu kami mensupport salah satu SMK Negeri di Pontianak mengadakan perpisahan dengan konsep pameran karya lulusan siswa dengan ada talkshow bagaimana bisa menjadi berdaya saing,"ujarnya.

Dimana kata dia hotel menyediakan venue, konsumsi, sound system, LCD Screen juga mendukung acara tersebut dengan menyediakan pembicara dan memfasilitasi siaran langsung di YouTube, memungkinkan orang tua untuk menyaksikan upacara perpisahan anak-anak mereka secara online.

Marketing and Branding Executive Hotel Harris Pontianak, Evelyn Fernanda turut menekankan komitmen hotel dalam mendukung sekolah.

Pihaknya mengaku berdedikasi untuk memberikan dukungan dan fasilitas untuk membantu proses pelaksanaan perpisahan bagi sekolah secara all out touch personalize sesuai dengan budget dan konsep yang diinginkan sekolah.

"Tujuan kami adalah memastikan bahwa sekolah dapat fokus dalam menciptakan pengalaman berarti bagi siswa tanpa kerepotan dari segi logistik," ujarnya.

Respon positif dari IHGMA dan Hotel HARRIS Pontianak menunjukkan upaya kolaboratif untuk beradaptasi dengan regulasi yang berubah sambil tetap memprioritaskan kebutuhan lembaga pendidikan dan siswa di Pontianak. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved