Pilgub Kalbar 2024

Mengintip Peluang Sutarmidji Kembali Didukung Golkar di Pilgub Kalbar 2024

Dengan demikian, lanjut Heri, peluang Sutarmidji untuk kembali didukung oleh Golkar pada Pilgub 2024 ini sejatinya masih terbuka.

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Muhammad Firdaus
Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPD Partai Golkar Kalbar, Heri Mustamin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat 2018-2023, Sutarmidji resmi mengembalikan berkas Bakal Calon Gubernur Kalbar 2024-2029 ke DPD Partai Golkar Kalbar, Kamis 25 April 2024.

Pengembalian berkas oleh Sutarmidji ini disambut langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPD Partai Golkar Kalbar, Heri Mustamin.

Heri menyatakan bahwa Sutarmidji merupakan tokoh pertama yang mengambil maupun yang mengembalikan berkas pendaftaran Bacagub Kalbar ke DPD Partai Golkar Kalbar.

"Jadi kalau kita lihat keseriusan beliau sangat luar biasa," ujarnya kepada wartawan di Kantor DPD Partai Golkar Kalbar.

"Artinya beliau juga mengatakan tadi kan sebagai bentuk apresiasi terhadap partai yang membuka ini (penjaringan bacalon kepala daerah)," tambahnya.

Baca juga: Sutarmidji Kembalikan Berkas Bacagub Kalbar ke Golkar dan PDIP

Kata Heri, Golkar punya histori dengan Sutarmidji saat maju pada Pemilihan Gubernur Kalbar 2018 silam.

Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan bagi Golkar apakah kembali mendukung Sutarmidji atau tidak.

Namun menurutnya, Golkar akan tetap menitik beratkan hasil survei untuk menentukan bacalon gubernur yang akan diusungnya.

Meskipun tetap memprioritaskan kader sendiri, Golkar dinyatakannya sebagai partai yang terbuka.

Sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mengusung nama dari luar Golkar, dengan pertimbangan yang berdasarkan hasil survei.

"Dan sekali lagi saya ingin sampaikan bahwa survei itu memang harus yang pertama (untuk dijadikan pertimbangan)," tegas Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kalbar ini.

"Golkar adalah partai yang terbuka, jadi walaupun memang kita memprioritaskan kader, tapi yang namanya partai terbuka harus juga dibuka (penjaringan calon kepala daerah), maka walaupun singkat pendaftarannya tapi itu adalah satu mekanisme yang kita ambil," jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Heri, peluang Sutarmidji untuk kembali didukung oleh Golkar pada Pilgub 2024 ini sejatinya masih terbuka.

Jika Golkar dan Sutarmidji kembali bekerjasama pada pilgub kali ini, dirinya berharap kekurangan-kekurangan yang terjadi pada kerjasama sebelumnya dapat diperbaiki bersama.

"Sebenarnya bagi kita komunikasi politik itu kan tidak hanya pada saat ini pendaftaran ya, komunikasi politik bisa juga dilakukan mungkin dengan ketua partai ya, kalau kami ini kan hanya petugas rekrutmen, timsel ya, nanti ada komunikasi-komunikasi lain, itu nanti mungkin dilakukan, dan saya yakin kan Pak Sutarmidji piawai dalam hal itu," ucapnya.

"Dan kita berharap lah kalau memang bisa kita sama-sama, tentu dengan melihat kekurangan-kekurangan masa lalu, ke depannya diperbaiki bersama lah," tandasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved