Pilgub Kalbar 2024

Mikael Injek Barayungk Daftar Bacagub Kalbar 2024 ke PDIP

Mikael mengutus salah satu pendukungnya, Yasinta untuk mengambil formulir pendaftaran ke Sekretariat DPD PDIP Kalbar.

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pengambilan formulir pendaftaran Mikael Injek Barayungk oleh salah satu pendukungnya, Yasinta (kanan) di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Rabu 17 April 2024 kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Mikael Injek Barayungk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Kalimantan Barat ke PDI Perjuangan pada Rabu 17 April 2024 kemarin

Mikael mengutus salah satu pendukungnya, Yasinta untuk mengambil formulir pendaftaran ke Sekretariat DPD PDIP Kalbar.

Yasinta mengaku optimis kalau figur yang didukungnya bakal diusung oleh partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Kendati sudah memiliki jagoan internal, PDI Perjuangan diyakininya tetap berpeluang mengusung calon lain, termasuk Mikael Injek Barayungk.

"Kami yakin diusung PDI-P karena partai ini partai wong cilik yang selalu memberi kesempatan kepada orang-orang yang punya potensi," ucapnya kepada wartawan, Kamis 18 April 2024.

HRM Ambil Formulir Pendaftaran Bacalon Bupati Sanggau 2024 di DPC PDIP

Yasinta mengungkapkan keputusan Mikael untuk maju di Pilkada 2024 ini lantaran dorongan dari masyarakat.

Jika kelak diberi kepercayaan memimpin Kalbar, Yasinta memastikan kalau kandidat yang didukungnya itu akan melakukan banyak gebrakan, salah satunya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Alasan maju ya karena ada dukungan dari masyarakat," sebutnya.

"Tentu Pak Mikael akan melakukan banyak hal, tapi salah satu yang akan diprioritaskan adalah posisi IPM Kalbar yang masih di bawah nasional dan paling rendah di Kalimantan," tambahnya.

Mantap Maju Calon Wabup Mempawah 2024, Legislator PKB Subandio Ambil Berkas Pendaftaran di DPC PDIP

Untuk diketahui, Mikael Injek Barayungk bukanlah sosok baru di kontestasi Pilkada Kalbar.

Pada tahun 2012 lalu, dirinya yang kala itu maju lewat jalur independen pernah mencoba peruntungan untuk merebut posisi orang nomor satu di Kalbar.

Namun, belum sempat berkontestasi, Mikael bersama pasangannya Eka Kawirayu dinyatakan gugur oleh KPU karena syarat dukungannya tak memenuhi batas minimal.

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved