Perkuat Ketahanan Keluarga, Binmas Katolik Kemenang Sintang Gelar Seminar

Menurut Pahan, ketahanan keluarga dapat dimaknai sebagai suatu kondisi keluarga yang memiliki keuletan, ketangguhan, serta kemampuan fisik atau keseha

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOMINFO SINTANG
Kementrian Agama menggelar seminar pembinaan keluarga Katolik yang merupakan program Bimas Katolik dengan menghadirkan 3 narasumber, antara lain: Pimpinan Biara Monfort Romo Yohanes Kurniawan Jawa, SMM, Aktivis Komisi Keluarga Keuskupan Sintang Awet Sandi dan Pastor Biara Monfort Romo Marselinus Ngebu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kasi Bimas Katolik pada Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Matius Pahan Apri menjelaskan bahwa pembangunan keluarga menjadi salah satu isu pembangunan nasional dengan penekanan pada pentingnya penguatan ketahanan keluarga.

Menurutnya, keluarga sejahtera merupakan pondasi dasar bagi keutuhan, kekuatan dan keberlanjutan pembangunan.

"Konsep ketahanan keluarga menjadi salah satu pedoman dasar untuk mengetahui hal yang dibutuhkan guna menciptakan suatu keluarga yang kokoh," kata Pahan belum lama ini.

Oleh sebab itu, Kementrian Agama menggelar seminar pembinaan keluarga Katolik yang merupakan program Bimas Katolik dengan menghadirkan 3 narasumber, antara lain: Pimpinan Biara Monfort Romo Yohanes Kurniawan Jawa, SMM, Aktivis Komisi Keluarga Keuskupan Sintang Awet Sandi dan Pastor Biara Monfort Romo Marselinus Ngebu.

Kapolres Sintang Turun Langsung Bersama Personel Bakti Sosial di Masjid 

Menurut Pahan, ketahanan keluarga dapat dimaknai sebagai suatu kondisi keluarga yang memiliki keuletan, ketangguhan, serta kemampuan fisik atau kesehatan jasmani, modal materil, serta kesehatan mental untuk dapat hidup secara mandiri.

Selain itu, dapat dimaknai juga sebagai kemampuan keluarga mengembangkan dirinya untuk dapat hidup secara harmonis, sejahtera, dan bahagia di tengah masyarakat.

“Keluarga perlu dibina dan dikembangkan kualitasnya agar menjadi keluarga sejahtera serta menjadikan sumber daya manusia yang efektif bagi pembangunan nasional," kata Pahan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Ikhwan Pohan menyampaikan kegiatan ini penting untuk dilaksanakan sebagai salah satu program Bimas Katolik Kemenag Sintang dalam menanamkan nilai beragama dalam berkeluarga secara khusus keluarga Katolik.

Menurutnya, kehidupan saat ini, nilai agama di tengah masyarakat mengalami penurunan karena dipengaruhi kemajuan zaman.

Maka, kegiatan ini harus dilaksanakan untuk mengingatkan kembali akan nilai dan ajaran agama.

"Iman kita ini kan kadang turun naik. Dan kegiatan ini untuk meningkatkan keimanan kita dalam hal menjalani kehidupan berkeluarga," katanya.

Ikhwan berpesan para peserta kegiatan bisa menjadi contoh dan agen dalam penerapan nilai agama Katolik yang baik pada sebuah keluarga.

“Kalau di rumah tangga sudah baik, maka individunya juga akan baik. Gereja juga akan baik. Sebagai masyarakat yang beragama, maka agama menjadi inspirasi bagi kehidupan kita sehari-hari," harap Ikhwan Pohan. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved