Ramadhan Kareem

Cegah Bau Mulut dengan 7 Tips Ini, Lakukan Agar Mulut Bersih dan Segar Saat Puasa

Dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM ini menerangkan, bau mulut saat puasa terjadi akibat berkurangnya produksi saliva atau air liur di

Dok. Kompas.com
Secara medis, terdapat 3 faktor penyebab bau mulut, cek selengkapnya di artikel berikut ini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Perlu Anda ketahui jika bau mulut berasal dari bakteri yang tergolong dalam volatile sulfur compounds (VSCs), seperti hidrogen sulfida, methyl mercaptan, dan dimetil sulfida.

Salah satu produksi bakteri VSCs ini yang dikenal sebagai bakteri bau mulut adalah Streptococcus salivarius.

Pertumbuhan bakteri ini disebabkan oleh berbagai faktor berdasarkan gaya hidup, kondisi kesehatan fisik dan mental, dan pengaruh hormon.

Secara medis, terdapat 3 faktor penyebab bau mulut:

a. Faktor lokal yang dipengaruhi oleh kesehatan gigi dan mulut.

b. Faktor sistemik yang berasal dari penyakit dan obat-obatan yang dikonsumsi.

c. Faktor psikogenik yang dipicu oleh stres dan gangguan pada kesehatan mental lainnya.

Selain napas tak sedap, bakteri jahat di mulut akan menyebabkan plak, gigi berlubang, dan radang gusi.

MATERI Kultum Singkat Lengkap Bacaan Innahamdalillah Awalan Pidato dan Ceramah Ramadhan 1445 Hijriah

Kamu juga harus rutin membersihkan gigi contohnya dengan menggunakan dental floss.

Untuk mencegah bau mulut saat menjalankan ibadah puasa Ramadan, drg. Suryono memberikan tujuh tips.

Dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM ini menerangkan, bau mulut saat puasa terjadi akibat berkurangnya produksi saliva atau air liur di dalam mulut.

Saat puasa, kata Suryono, aktivitas otot pengunyah tidak bekerja seperti saat hari-hari biasa.

Sebab, tubuh tidak memperoleh asupan makanan ataupun minuman untuk dikunyah selama berpuasa.

“Ini berpengaruh pada produksi sekresi air ludah menjadi turun. Selain itu, saat puasa kan tidak makan, pergerakan otot pun menurun dan berakibat pada pembersihan alami sisa-sisa makanan yang tertinggal di rongga mulut menurun,” jelasnya, Rabu 13 Maret 2023 dilansir dari situs UGM.

Adapun yang dimaksud tujuh tips mencegah bau mulut saat puasa Ramadan itu di antaranya, yakni:

1. Bersihkan Plak atau Karang Gigi

Suryono menerangkan, bau mulut saat puasa bukan hanya disebabkan oleh turunnya produksi saliva, namun juga karena kebersihan mulut.

Banyaknya plak maupun karang gigi juga memengaruhi bau mulut seseorang saat berpuasa.

2. Hindari Makan-makanan Berbau Tajam

Selain menjaga kebersihan rongga mulut, Suryono juga menyarankan umat muslim untuk menghindari konsumsi makanan berbau tajam atau menyengat, misalnya bawang, pete, dan jengkol.

Air Kelapa Muda Favorit Warga Putussibau untuk Buka Puasa

3. Kurangi Merokok

Suryono mengungkapkan, merokok juga bisa menyebabkan bau tak sedap di mulut akibat kandungan tembakau di dalamnya.

4. Rutin Menggosok Gigi dengan Benar

Rutin menggosok gigi dengan benar juga mencegah bau mulut selama berpuasa, kata Suryono.

Menyikat gigi dengan teknik yang benar dapat mencegah sisa-sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi, sehingga tidak menumpuk menjadi plak atau karang gigi.

5. Bersihkan Lidah

Tak hanya menggosok gigi, Suryono menyarankan agar kita rajin membersihkan lidah.

Lidah juga menjadi tempat menempelnya sisa-sisa makanan di dalam rongga mulut, sehingga jika tak dibersihkan bisa menimbulkan bau tak sedap.

Nama Puasa Sunnah Materi Kunci Jawaban PAI Kelas 6 SD Halaman 164 Kurikulum Merdeka

6. Konsumsi Makanan Berserat

Ia juga menyarankan agar masyarakat yang berpuasa ramadan mengonsumsi makanan berserat.

Jenis makanan berserat pencegah bau mulut di antaranya, buah apel atau buah pir.

7. Lakukan Pemeriksaan dan Perawatan Gigi secara Rutin

Dekan FKG UGM ini juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi ke puskesmas/klinik/dokter gigi secara rutin.

Sebab, bau mulut juga bisa terjadi karena adanya permasalahan kesehatan mulut, bahkan indikasi penyakit sistemik.

“Bau mulut juga mengindikasikan adanya permasalahan kesehatan mulut, gigi, dan gusi. Gigi tidak sehat berlubang, maupun mulut kering,” jelas Suryono.

Suryono menambahkan, persoalan bau mulut juga bisa terjadi karena adanya manifestasi penyakit sistemik, misalnya asam lambung, ginjal, dan diabetes.

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila merasakan gejala penyakit-penyakit tersebut.

8. Gunakan Penyegar Mulut dan Permen Herbal Sebelum Puasa

Kamu bisa menggunakan penyegar mulut dan makan permen herbal sebelum masuknya waktu imsak. Boleh dilakukan setelah sikat gigi agar terasa segar dan harum.

(*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved