Misteri Pembunuhan Sadis di Landak
Fakta-fakta Menggegerkan Dibalik Penemuan Mayat Korban Pembunuhan Sadis di Desa Gombang Landak
Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulius Kartono mengungkap kalau kejadian bermula pada Jumat 8 Maret 2024 sekitar pukul 06.00 WIB.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Warga Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak tengah dihebohkan dengan penemuan mayat pria berinisial SL (55) warga Dusun Sidik Ladangan, Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi luka bacokan serius pada kepala bagian belakang, Sabtu 9 Maret 2024.
Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulius Kartono mengungkap kalau kejadian bermula pada Jumat 8 Maret 2024 sekitar pukul 06.00 WIB.
Berikut fakta-fakta yang berhasil TribunPontianak.co.id rangkum:
• BREAKING NEWS : Ayah di Landak Ditemukan Meninggal Dunia di Hutan dengan Kepala Tidak Lengkap
Kronologi
Berdasarkan keterangan istri korban yang digali polisi, korban saat itu korban berangkat dari rumah sendirian dengan membawa parang dan pisau penoreh getah untuk menoreh pohon karet di kebun karetnya yang berjarak sekitar dua kilometer dari rumahnya.
Selanjutnya sekitar jam 10.00 WIB korban kembali pulang ke rumah.
"Sekitar pukul 14.00 WIB korban pergi lagi ke kebun dengan membawa parang, jare, senter dan alat menoreh karet untuk mengambil torehan karetnya," ungkap Ipda Yulius Kartono dalam keterangannya.
Karena korban pada sore harinya belum kunjung pulang, sang istri pun khawatir.
Sang istri kemudian menyuruh anak dari korban untuk mencari ayahnya.
Sekitar pukul 17.30 sampai 19.00 WIB, pencarian korban di areal kebun karet dan sekitarnya dilakukan namun belum ditemukan.
"Selanjutnya anak korban pulang serta mengajak warga untuk membantu mencari bapaknya dan sekitar pukul 21.00 WIB dilakukan pencarian kembali dengan cara berpencar dalam pencariannya, sekitar pukul 01.00 WIB korban ditemukan di dekat pohon durian di daerah yang bernama Pahayaman," lanjut Ipda Yulius.
• Sat Lantas Polres Landak Berikan Penyuluhan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ di SMAN 2 Ngabang
Ditemukan dalam Posisi Kepala Belakang Terpotong
Korban ditemukan dalam keadaan terlungkup miring ke kanan dan bagian tempurung kepala belakang sudah terpotong.
Warga yang dibuat geger pun langsung memberitahukan kepada kepala desa setempat dan selanjutnya menginformasikan adanya peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
"Sedangkan bagian tempurung kepala belakang yang sudah hangus dibakar di lokasi pondok sekitar 100 meter dari TKP," jelas Ipda Yulius Kartono.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.