Terjadi Penusukan di Acara Pesta Lulo, Seorang Pelajar SMK Meninggal Dunia

acara lulo sempat terhenti lantaran terdapat seorang pria yang membuat keributan diduga karena terpengaruh minuman keras (miras).

Tayang:
Editor: Jamadin
Instagram
Tangkapan layar korban penikaman di Desa Kontunaga, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada cara Pesta Lulo Rabu 28 Februari 2024 sekira pukul 02.35 WITA 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dua pria terbaring lemas rumah sakit usai menjadi korban penikaman viral di media sosial.

Dari unggahan di akun Instagram @sultrahitz, Kamis 29 Februari 2024), tampak tubuh dua pria yang terbaring lemas itu juga terdapat luka di punggung yang telah dibalut kain perban.

Melalui keterangan di unggahan, bahkan terdapat satu orang lainnya yang ditanyakan meninggal dunia.

“Ketiganya menjadi korban keributan dan perkelahian antar-kelompok saat pesta lulo di Desa Kontunaga,” tulis keterangan di unggahan tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Desa Kontunaga, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu 28 Februari 2024 sekira pukul 02.35 WITA.

Polres Kubu Raya Ringkus Tersangka Penikaman Mahasiswa Kurang dari 2 Jam

Korban berinisial LDMI atau I (16) yang merupakan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) meregang nyawa dengan luka tusuk pada dada kiri.

Sementara, dua warga lainnya berinisial P dan AR dalam kondisi kritis dengan luka tikam pada punggung bagian belakang.

Ketiganya menjadi korban keributan antarkelompok yang pecah saat acara lulo dalam pesta yang dihelat salah seorang warga.

Acara yang digelar salah seorang warga setempat itu mulanya berlangsung meriah.

Namun, acara lulo sempat terhenti lantaran terdapat seorang pria yang membuat keributan diduga karena terpengaruh minuman keras (miras).

Usai pria tersebut diamankan oleh pemuda setempat, acara lulo dalam pesta itu kembali berlanjut.

Namun, kericuhan yang lebih besar justru terjadi hingga perkelahian melibatkan kelompok pemuda tak terbendung lagi.

Kasatreskrim Polres Muna, AKP Asrun, keributan antarkelompok disekitar lokasi acara lulo itu membuat sebagian warga panik dan lari berhamburan.

“Keributan dan perkelahian kembali terjadi antara kelompok pemuda,” sambungnya.

Salah seorang warga bernama Oco menyebut saat itu I sudah tergeletak di tanah bersimbah darah akibat luka tusukan di dada sebelah kiri tidak jauh dari lokasi keributan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved