Khazanah Islam
HASIL Sidang Isbat Kemenag Tentukan 1 Ramadhan 1445 H, Apa Hukum Makan Sahur?
Masyarakat di Indonesia menantikan hasil sidang Isbat penetuan 1 Ramadhan 1445 Hijriah. Bergembira lantaran Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampuna
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Masyarakat di Indonesia menantikan hasil sidang Isbat penetuan 1 Ramadhan 1445 Hijriah.
Setelah diumumkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah.
Maka dimulailah ibadah puasa bagi Muslim yang beriman.
Berpuasa Ramadahan merupakan momen yang paling menggembirakan.
Bergembira lantaran Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan dan doa yang dikabulkan.
• Apa Hukum Perempuan yang Tidak Membayar Hutang Puasa Ramadhan Hingga Meninggal Dunia?
Secara etimologi, arti kata Ramadhan dari bahasa Arab رمضان yang romanisasikan sebagai Ramadhan atau Ramazan.
Dilansir dari hadist Muslim Ibn Habaj Abul Hussain, akar kata bahasa Arab ramida atau ar-ramad artinya panas yang menyengat atau kekeringan.
Terdapat momen yang cukup punya kesan saat Ramadhan, yakni kebiasaan bangun sahur.
Sahur adalah sunah Rasulullah. Kesunahan sahur menjadi pembeda puasa umat Islam dengan umat-umat sebelumnya.
Sahur diartikan aktivitas memakan makanan atau minuman sebelum seseorang memulai berpuasa dan sebelum waktu imsak datang.
Hukum sahur adalah sunnah.
Dalam sebuah hadits riwayat Anas bin Malik dijelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah.” (Muttafaqun ‘alaih)
Kesunahan lain dalam sahur adalah mengakhirkan waktunya, mendekati terbit fajar.
• NIAT Shalat Taubat Amalan Penting Jelang Masuk 1 Ramadhan 1445 Hijriah Lengkap Tata Cara
Itu dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Anas bin Malik dari Zaid bin Tsabit, dia bekata:
"Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW, kemudian (setelah makan sahur) kami berdiri untuk melaksanakan shalat. Aku (Anas bin Malik) berkata: "Berapa perkiraan waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan shalat fajar)?" Zaid bin Tsabit berkata: ’(seperti waktu yang dibutuhkan untuk membaca) 50 ayat’.” (Muttafaqun ‘alaih)
Lantas kapankah waktu makan sahur yang disunnahkan? Bolehkah jika makan sahur pada pukul 1 Malam?
Walaupun tidak keliru secara total dan makan sahurnya tetap sah, namun ini tidak sesuai dengan apa yang disunnahkan.
Karena dianjurkan untuk menunda sahur hingga mendekati waktu terbitnya fajar, selama tidak dikhawatirkan datangnya waktu fajar ketika masih makan sahur.
Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma bertanya kepada Zaid bin Tsabit radhiyallahu ’anhu,
كَمْ كَانَ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالسَّحُورِ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً
“Berapa biasanya jarak sahur Rasulullah dengan azan (subuh)? Zaid menjawab: sekitar 50 ayat” (HR. Bukhari no. 1921 dan Muslim no. 1097).
Demikian juga, makan sahur pukul 2 atau 3 malam, membuat seseorang mengantuk setelahnya dan terlewat shalat subuh.
Namun makan sahur pada waktu demikian tetap sah karena awal waktu sahur adalah pertengahan malam. An Nawawi rahimahullah mengatakan:
وقت السحور بين نصف الليل وطلوع الفجر
“Waktu sahur itu antara pertengahan malam hingga terbit fajar” (Al Majmu’). (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI
AMALAN Malam Maulid 12 Rabiul Awal Mulai Baca Alquran Hingga Sejarah Perjalanan Nabi Muhammad SAW |
![]() |
---|
BACAAN Niat Shalat Jumat Perdana Bulan Rabiul Awal 1447 Hijriah Lengkap Keutamaan Shalat Jumat |
![]() |
---|
CONTOH dan Struktur Proposal Pengajuan Kegiatan Keagamaan Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW |
![]() |
---|
CONTOH Naskah Pidato Kegiatan Keagamaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW |
![]() |
---|
CIRI-Ciri Kematian Khusnul Khotimah Lengkap Amalan Doa Diberikan Kematian Paling Baik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.