Berita Viral
Resmi Naik! Harga Beras Medium dan Premium Terbaru Hari Ini di Pasar Seluruh Wilayah Indonesia
Harga beras premium di Indonesia mengalami kenaikan menjadi Rp 16.000 per kilogram pada Februari 2024.
Sulawesi Barat: Rp 13.890 per kilogram
Maluku: Rp 14.400 per kilogram
Maluku Utara: Rp 15.560 per kilogram
Papua Barat: Rp 14.830 per kilogram
Papua: Rp 14.530 per kilogram
Papua Barat Daya: Rp 14.490 per kilogram
Papua Pegunungan: Rp 21.450 per kilogram
Papua Tengah: Rp 16.550 per kilogram
Papua Selatan: Rp 11.800 per kilogram.
Penyebab harga beras sekarang naik
Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Agency (NFA) Rahmi Widiriani menyampaikan, kenaikan harga beras di Indonesia saat ini disebabkan karena musim panen padi yang belum tiba.
"Harga beras ada kenaikan sedikit. Ini karena belum masuk panen padi dan ada libur panjang," ujarnya, dilansir dari Kompas.com, Sabtu (10/2/2024).
Menurutnya, harga beras akan kembali stabil saat memasuki masa panen padi yang diperkirakan terjadi mulai Maret 2024. Sementara itu, Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) mengungkapkan bahwa mereka terpaksa menjual harga beras lebih tinggi karena produsen beras menjual bahan pokok itu di atas HET yang ditetapkan pemerintah.
"Sudah sepekan ini beras itu berangsur kurang. Kemudian kita purchasing order (PO) atau kita pesan ke produsen eh malah harganya tinggi,” ujar Ketua Aprindo Roy Mandey, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (10/2/2024).
Dia tidak membantah bahwa hal tersebut membuat ritel berhenti untuk memesan beras dari produsen sehingga mengakibatkan stok beras menjadi kosong.
Tingginya harga beras yang dijual dari produsen ini membuat peritel merugi.
"Kalau peritel membeli harga tinggi dan harus melepas sesuai HET ke konsumen, peritel rugi kan, siapa yang mau nombok. Jadi memang ada yang memilih untuk menyetop pembelian atau pemesan beras dari produsen beras sehingga suplai di ritel memang sedikit atau kosong,” kata dia.
• Resmi Naik Lagi! Harga Beras Terbaru Hari Ini di Seluruh Pasar Indonesia Cek Disini
Oleh sebab itu, Roy meminta kepada pemerintah agar mencabut kebijakan HET beras untuk sementara waktu.
Hal ini guna mengatasi kelangkaan beras yang mulai terjadi. "Kalau HET ini tidak dicabut, tentu ritel enggak akan mau membeli lagi dari produsen karena enggak mau rugi," ucap Roy.
"Nah, kalau beras di ritel kosong, tentu harga beras di pasaran tinggi kan bisa malah sampai 3 kali lipat, yang artinya ada kemungkinan juga bisa membuat panic buying hingga kelangkaan,” tandas dia.
(*)
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
| Detik-detik Bus Jemaah Haji Indonesia Tabrakan di Jabal Magnet, Lengkap Data dan Nama 11 Korban |
|
|---|
| Kisah Pilu Guru Honorer 4 Bulan Belum Digaji, Kerja Sampingan jadi Driver Ojol hingga Terlilit Utang |
|
|---|
| Heboh Kasus Barcode BBM Subsidi Mendadak Hilang di Aplikasi MyPertamina, Ternyata Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Terungkap! 8 Fakta Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Puluhan Anak Jadi Korban Kekerasan |
|
|---|
| Viral Video Ibu-ibu Lumpuhkan Ular Kobra di Selakau Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Resmi-Naik-Harga-Beras-Medium-dan-Premium-Terbaru-Hari-Ini-di-Pasar-Seluruh-Wilayah-Indonesia.jpg)