Sering Terjadi Kecelakaan Maut di Jl Trans Kalimantan, DPRD Kalbar Minta Perhatian Pemda

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Usmandy menyatakan peristiwa nahas ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Usmandy S
Anggota Komisi III DPRD Kalbar, Usmandy S. Ia mengatakan dirinya menyambut baik penetapan kuota jemaah haji Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam sepekan terakhir, setidaknya terjadi dua kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan Provinsi Kalimantan Barat.

Pada Jumat 2 Februari 2024 kemarin, sopir dan seorang penumpang minibus meninggal dunia akibat adu banteng dengan sebuah bus antarkota tepatnya di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Sehari sebelumnya, ambulance asal Kabupaten Melawi yang sedang membawa pasien juga mengalami peristiwa serupa dengan sebuah truk di salah satu tanjakan di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Dusun Selingan, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

Menurut informasi yang didapat, seorang perawat yang menyetir dan pasien yang berada di dalam ambulance meninggal akibat kecelekaan ini.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Usmandy menyatakan peristiwa nahas ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, terlebih sudah terjadi berulang kali.

"Turut prihatin dan berbelasungkawa atas kejadian tersebut, tentu ini perlu menjadi perhatian pemerintah, apalagi kejadian serupa telah berulang kali," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 4 Februari 2024.

Kecelakaan Maut di Jl Trans Kalimantan Km 70 Kubu Raya, Dua Orang Tewas, Begini Kronologinya

Kalbar Populer Hari Ini: Kecelakaan Maut di Trans Kalimantan Km 70, Imigrasi Ketapang Amankan 16 WNA

Menurutnya, pemerintah daerah harus segera melakukan evaluasi atas kejadian tersebut dan selanjutnya mengambil langkah-langkah yang diperlukan seperti menambah rambu-rambu lalulintas.

"Rambu-rambu lalu lintas ini menjadi sangat penting untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya," jelasnya.

Di sisi lain, Usmandy mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara, terlebih ketika dalam perjalanan yang jauh.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para pengendara dapat memastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi yang prima sebelum bepergian.

"Saya mengimbau pengendara untuk berhati-hati," imbuhnya.

"Cek kendaraan dan kondisi fisik pengemudi sebelum berpergian untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," tandasnya.

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved