Kunci Jawaban

Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan, Materi Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka

Berikut ini pembahasan materi Seni Rupa Bab 7 Menggambar ekspresif dengan prinsip keseimbangan Kelas 5 SD /MI

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Buku Kurikulum Merdeka
Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan, Materi Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Simak rangkuman materi Seni Rupa Kurikulum Merdeka untuk Kelas 5 SD / MI sederajat Bab 7 Menggambar ekspresif dengan prinsip keseimbangan

Tentu saja siswa dapat memanfaatkan rangkuman materi Seni Rupa sebagai bahan belajar di sekolah dan di rumah.

Pada artikel ini juga terdapat  link download materi Seni Rupa Kurikulum Merdeka untuk Kelas 5 SD semester 1 hingga 2.

Berikut ini pembahasan materi Seni Rupa Bab 7 Menggambar ekspresif dengan prinsip keseimbangan Kelas 5 SD /MI  di antaranya:

Membuat Souvenir dari Anyaman, Materi Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Bab 6

Tujuan pembelajaran kali ini adalah siswa dapat menemukan prinsip keseimbangan dalam sebuah karya seni atau objek yang terdapat di lingkungan sekitar. Siswa dapat menganalisis prinsip keseimbangan dalam sebuah karya seni atau objek yang terdapat di lingkungan sekitar. Siswa dapat menyimpulkan sebuah karya seni atau sebuah objek memiliki keseimbagan di dalamnya. Siswa dapat menggambar dengan prinsip keseimbangan yang baik dengan ide dan kreativitasnya sendiri.

Pada Pembelajaran Unit 7 ini siswa diajak untuk menggambar ekspresif dengan mempertimbangkan prinsip keseimbangan didalamnya sehingga gambartersebut memiliki keindahan.

A. Menemukan Prinsip Keseimbangan

Unsur-unsur dalam seni rupa pada dasarnya mengadaptasi dari elemen bentuk fisik yang terdapat pada sebuah benda. Dengan demikian pengamatan terhadap unsur-unsur visual pada karya seni rupa ini tidak berbeda dengan pengamatan terhadap benda-benda yang ada di sekeliling kita.

Maka siswa dapat menemukan unsur dan prinsip seni rupa dengan cara pengamatan terhadap elemen bentuk visualnya, semakin baik pemahaman siswa terhadap unsur dan prinsip seni rupa,maka semakin baik pula pengamatannya terhadap unsur-unsur visual pada karya seni rupa maupun terhadap benda-benda yang dilihatnya.

Prinsip keseimbangan dalam karya seni merupakan ekuilibrium diantara bagian- bagian darisuatu komposisi, karya seni yang memiliki keseimbagan di dalamnya dapat siswa temukan dengan adanya bagian-bagain tertentu dengan unsur selaras dari sisi bagian satu ke sisi yang lainnya.

Menurut Ockvirk (1962:30), seniman cenderung menggunakan ukuran-ukuran yang tampak seimbang, mirip dan berhubungan dengan perbandingan penempatan yang dapat memerlukan pertimbangan pribadi,karena tidak ada rumus untuk menetapkan ukuran yang “benar” atau proporsi yang “tepat”

Mengenal dan Mengeksprolasi Aneka Anyaman, Materi Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Bab 5

B. Menganalisis dan Menyimpulkan Prinsip Keseimbangan dalam Karya Seni

Seorang seniman, desainer dan perancang mengolah unsur-unsur seni rupa sesuai dengan keahlian dan kepekaan yang dimilikinya, untuk mewujudkan sebuah karya seni. Secara umum unsur-unsur yang mewujudkan sebuah prinsip sebuah karya seni rupa terdiri dari: titik, garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna dan tone (nada gelap terang). Menurut Ockvirk (1962:23), keseimbangan ditentukan oleh faktor- faktor seperti penampilan, ukuran, proporsi, kualitas dan arah dari bagian-bagiantersebut.

Siswa dapat menganalisis unsur dan prinsip seni rupa tersebut dan menerapkan prinsip keseimbagan dengan cara mengolah unsur-unsur seni rupa tersebut dalam beberapa sisi yang berbeda dengan memperhatikan keseimbangannya. Siswa dapat mencapai sebuah gambar dengan prinsip keseimbagan yang diciptakannnya berdasarkan pertimbangan visual, dengan kata lain keseimbangan disini merupakan keseimbangan optik yang dapat dirasakan diantara bagian-bagian dalam karya seni rupa

Untuk mencapai keseimbangan dapat dihasilkan melalui penempatan unsur seni rupa semisal warna dan gelap terang yang membuat bagian-bagian tertentu lebih berat, selaras dengan bagian-bagian yang lain, dalam lukisan bidang kecil berwarna gelap tampak sama beratnya dengan bidang luas berwarna terang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved