Pj Gubernur Kalbar Harisson Paparkan 4 Sektor Geografis Khas Kalbar yang Miliki Potensi Sangat Besar

"Indikasi geografis ini juga diperlukan sebagai upaya melindungi produk-produk unggulan tersebut dari penyalahgunaan atau pemalsuan," tambahnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harisson saat membuka kegiatan Promosi dan Diseminasi Geografis dan Rapat Koordinasi Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun 2024 di Hotel Mercure Pontianak, Selasa 23 Januari 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Secara geografis Kalimantan Barat memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian, perkebunan, maupun pertambangan.

"Potensi Indikasi Geografis di Kalimantan Barat, yaitu Lidah buaya Kota Pontianak, Madu kelulut Kabupaten Kapuas Hulu, Langsat Punggur Kabupaten Kubu Raya dan Jahe Menanjak Kabupaten Kubu Raya," kata Pj Gubernur Kalbar, Harisson kepada tribunpontianak.co.id, Selasa 23 Januari 2024.

Tak hanya itu saja, bahkan mengenai kekayaan intelektual Kalbar meningkat dari 1.282 pada Tahun 2022 menjadi 1.645 pada Tahun 2023.

Seperti diketahui, Tahun 2024 ini telah ditetapkan sebagai tahun Tematik Indikasi Geografis.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat mendorong dan mendukung Potensi Indikasi Geografis di Kalimantan Barat.

Baca juga: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kalbar Peringkat 8 Nasional

"Indikasi geografis diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan pemasaran produk-produk dari wilayah. Dengan adanya indikasi geografis, maka akan memberikan keyakinan kepada konsumen bahwa produk tersebut memiliki kualitas dan ciri khas yang spesifik," ungkap Harisson.

"Indikasi geografis ini juga diperlukan sebagai upaya melindungi produk-produk unggulan tersebut dari penyalahgunaan atau pemalsuan," tambahnya.

Di sisi lain, Harisson juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun Kabupaten/Kota senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat dalam berbagai hal.

"Saya harap seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se- Kalimantan Barat dapat berpartisipasi mendorong dan memotivasi komunitas atau kelompok masyarakat agar segera mendapatkan produk unggulan Indikasi Geografi yang dimiliki masing-masing daerah guna mendapatkan kepastian," tutupnya (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved