Kunci Jawaban
Materi IPA Kelas 10 SMA Semester 2 Kurikulum Merdeka, Bab 5 Struktur Atom Keunggulan Nanomaterial
Pembahasan IPA materi Bab 5 Struktur Atom – Keunggulan Nanomaterial Kelas 10 SMA / SMK/ MA Semester Genap...
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Inilah rangkuman materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kurikulum Merdeka untuk Kelas 10 SMA / SMK/ MA sederajat Bab 5 Struktur Atom – Keunggulan Nanomaterial
Pada artikel ini terdapat link download materi IPA Kurikulum Merdeka untuk Kelas 10 SMA / SMK/ MA semester 1 hingga 2.
Pembahasan IPA materi Bab 5 Struktur Atom – Keunggulan Nanomaterial Kelas 10 SMA / SMK/ MA Semester Genap di antaranya:
• Materi IPA Kelas 10 SMA Semester 2 Kurikulum Merdeka, Bab 4 Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita
A. Pengertian dan Pentingnya Nanoteknologi
Kata nano berasal dari Bahasa Yunani yang artinya kerdil. Ukurannya adalah satu perseribu juta atau satu persemilyar. Jika dibandingkan terhadap ukuran meter maka satu nanometer (nm) sama dengan 10-9 m. Ukuran nano ini digunakan pada rekayasa teknologi sehingga dikenal dengan istilah nanoteknologi. Istilah ini muncul pada tahun 1974 yaitu saat Norio Taniguchi menyatakan bahwa material dapat dikontrol dan direkayasa hingga ukurannya lebih kecil dari ukuran mikrometer.
Ukuran nanopartikel memberikan sifat fisika dan sifat kimia baru. anosilika dapat bersifat nanofiller ketimbang silika yang tidak berukuran nano. Nanosilika dapat mengisi rongga-rongga kosong, contohnya dalam batubata sehingga mencegah pelapukan dan tidak kedap air.
B. Struktur Atom
Bagian atom merupakan partikel penyusun atom atau partikel subatom. Atom memiliki bagian inti atom yang disebut nukleus sebagai pusat atom. Inti atom ini menentukan massa atom. Inti atom ditempati oleh partikel atom yaitu proton (partikel atom bermuatan positif) dan neutron (partikel atom tidak bermuatan listrik). Adapun partikel atom bermuatan negatif menempati bagian di luar nukleus.
• Materi PPKN Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka, Bab 6 Literasi Digital dalam Kebinekaan Bangsa
Partikel Penyusun Atom
Nomor massa menyatakan jumlah proton dan neutron sedangkan nomor atom menyatakan jumlah elektron. Dalam sebuah atom yang netral jumlah elektronnya sama dengan jumlah proton. Atom netral artinya atom tersebut tidak membentuk ion yaitu tidak melepas atau menangkap elektron pada kulit terluarnya.
Hubungan Lambang Unsur terhadap Partikel Penyusun Atom
C. Konfigurasi Elektron
Pada bab ini dibahas singkat dua teori model atom yang mendasari konfigurasi elektron yaitu teori model atom Niels Bohr dan mekanika kuantum. Persamaan kedua teori ini adalah menjelaskan posisi dan susunan elektron pada suatu lokasi di luar nukleus.
Bohr dan Burry secara bersamaan mengusulkan aturan konfigurasi elektron pada kulit atom, yaitu: (1) Elektron menempati kulit atom dimulai dari kulit yang paling dekat nukleus yaitu kulit K, (2) Jumlah maksimal elektron yang menempati tiap kulit mengikuti aturan 2n2 (n adalah nomor kulit), dan (3) Pada kulit terluar tidak dapat memiliki lebih dari 8 elektron dan kulit terluar sebelumnya tidak dapat memiliki lebih dari 18 elektron. Hal ini akan mengacu pada aturan oktet saat unsur-unsur bergabung membentuk senyawa. Adapun jumlah elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi.
Konfigurasi elektron teori model atom Bohr
materi
IPA
Kelas 10 SMA
Semester 2
Kurikulum Merdeka
Bab 5
struktur atom
Nanomaterial
Ilmu Pengetahuan Alam
soal dan jawaban kelas 10
Soal dan Jawaban IPA
50 Soal dan Jawaban PTS Matematika Kelas 1 SD Semester Ganjil Kurikulum Merdeka Tahun 2025 |
![]() |
---|
50 Soal dan Jawaban PTS Matematika Kelas 2 SD Semester Ganjil Kurikulum Merdeka Tahun 2025 |
![]() |
---|
50 Soal dan Jawaban PTS Matematika Kelas 3 SD Semester Ganjil Kurikulum Merdeka Tahun 2025 |
![]() |
---|
50 Soal dan Jawaban PTS Matematika Kelas 4 SD Semester Ganjil Kurikulum Merdeka Tahun 2025 |
![]() |
---|
50 Soal dan Jawaban PTS Matematika Kelas 5 SD Semester Ganjil Kurikulum Merdeka Tahun 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.