Breaking News

Lokal Memilih

Bawaslu Kapuas Hulu Ajak Cegah Pemungutan Suara Ulang

Mustaan juga mengingatkan kepada seluruh jajaran pengawas dilingkungan Bawaslu Kabupaten Kapuas Hulu, dapat ciptakan pengawasan yang terbuka.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Apel siaga bersama Panwascam dan PPKD se Kapuas Hulu, dalam rangka Pemilu serentak 2024, di Indor Voly Putussibau, Kamis 28 Desember 2023, yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Kapuas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas Hulu, Mustaan mengajak semua pemangku kepentingan yang tidak ingin terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU), untuk sama-sama mencegahnya.

"Kita semua harus selalu bergandeng tangan, agar masyarakat, penyelenggara Pemilu dalam ini PPS dan KPPS tidak melakukan tindakan yang dapat membuat PSU," ujarnya kepada TribunPontianak, Kamis 28 Desember 2023.

Dijelaskan Mustaan, The last action atau bahasa hukumnya ultimum remedium (upaya penindakan adalah pilihan terakhir), karenanya rangkul seluruh element masyarakat untuk bersama-sama mencegah setiap pelanggaran Pemilu, baik bersifat administratif, pidana maupun tindak tindakan lainnya yang dapat merusak pesta Demokrasi itu sendiri. 

"Kenapa PSU wajib dilaksanakan, jika terjadi pelanggaran, karena dalam satu perbuatan, tiga sangsi sekaligus, yakni, Pidana, Etik dan Administrasi. Tentu saya tidak menginginkan satupun jajaran Bawaslu yang tersangkut masalah PSU ini," ucapnya.

Kodim 1206/Putussibau Gelar Apel Kesiapan Bencana Banjir di Kapuas Hulu

Mustaan juga mengingatkan kepada seluruh jajaran pengawas dilingkungan Bawaslu Kabupaten Kapuas Hulu, dapat ciptakan pengawasan yang terbuka, seperti tegas terukur, edukatif, responsif, berintegritas, universal, konsisten, dan amanah.

"Jadi Panwascam dan PPKD harus siap dari sisi SDM, fisik dan mental. Menjaga integritas dan tetap profesional selama menjalankan tugas pengawasan, serta mampu menjaga amanah dan kepercayaan public," ujarnya.

Terpenting lagi adalah tegas Mustaan, ciptakan dan mendorong serta memperhatikan Pemilu tanpa pelanggaran, dengan  mengedepankan pencegahan, pencegahan, pencegahan. 

"Menggandeng tokoh-tokoh Adat, Tokoh Agama, Pemuda dan organisasi sosial dan keagamaan diwilayahnya masing - masing. Menggandeng dan mengajak seluruh stakeholder sesuai tingkatan, agar bersama sama menciptakan pemilu damai, aman dan kondusif serta menjaga netralitas kepala desa, perangkat desa, ASN," ucapnya.

Terus menjaga pesta Demokrasi dari isu - isu SARA, Politik Uang dan Pemilihan di wakilkan.

"Jika ada pemilih yang memilih lebih dari satu kali, atau mengaku dirinya sebagai orang lain, jika syarat materiil dan formil terpenuhi tidak ada alasan lain, kecuali PSU," ungkapnya.

Bawaslu Kapuas Hulu Gelar Apel Siaga Panwascam-PPKD, 282 Orang Siap Awasi Pemilu

(*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved