Breaking News

Pembuatan Paspor Baru di Kapuas Hulu Capai 3.797

Data perlintasan PLBN Badau, untuk keberangkatan warga negara Indonesia (WNI) sebanyak 38376 orang, warga negara asing (WNA) berjumlah 9123 orang.

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Kepala Kantor Kelas III Putussibau, Uray Aliandri saat menyampaikan realisasi capaian kinerja sepanjang tahun 2023, di Kantor Imigrasi Putussibau, Rabu 27 Desember 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, menyampaikan realisasi capaian kinerja sepanjang tahun 2023, disampaikan langsung oleh Kepala Imigrasi Putussibau, Uray Aliandri, Rabu 27 Desember 2023.

Dalam penyampaian realisasi tersebut, untuk penerbitan paspor sepanjang 2023 (27 Desember) pembuatan paspor baru sebanyak 3.797, ganti habis berlaku 2.483, ganti halaman penuh 172, hilang 34, hilang Kahar 13, rusak 15, rusak Kahar 7, E-paspor 0, percepatan 190, dan penerbitan Paspor Lintas Batas jumlah 542.

Setelah itu layanan izin tinggal keimigrasian sepanjang 2023, seperti izin tinggal kunjungan 15 orang, izin tinggal terbatas 5 orang, izin tinggal tetap 8 orang, perubahan biasa 9 orang, dan Merp 18 orang.

Terus data perlintasan PLBN Badau, untuk keberangkatan warga negara Indonesia (WNI) sebanyak 38376 orang, warga negara asing (WNA) berjumlah 9123 orang.

"Kalau untuk kedatangan WNI sebanyak 37013 orang dan WNA berjumlah 9214 orang. Kalau penundaan keberangkatan WNI di TPI Nanga Badau mencapai 63 orang," ujar Uray Aliandri.

Baca juga: Realisasi APBD 2023, Target PAD di Kapuas Hulu Belum Tercapai

Terakhir penindakan secara administratif keimigrasian, hanya deportasi sebanyak 3 orang, dan penolakan paspor ada berjumlah 56 orang. "Pastinya melanggar keimigrasian, tetap kami tindak secara administratif," ungkapnya.

Uray Aliandri juga menambahkan, selama ini pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi ke semua pihak, untuk selalu meningkatkan pelayanan keimigrasian ke masyarakat Kapuas Hulu.

"Kita terus melaksanakan Timpora yang melibatkan seluruh instansi terkait, sosialisasi keimigrasian dan pembentukan desa bina imigrasi, serta memberikan layanan keimigrasian secara jemput bola ke masyarakat," ungkapnya. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved