Bupati Muda Antar Altarra Mahendrawan ke LKIA Pontianak

Kita menyerahkan bayi Muhammad Altarra Mahendrawan ini yang sudah 32 hari dirawat di rumah sakit dan kondisinya Alhamdulillah sangat sehat.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hadi Sudirmansyah
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan belai kepala bayi Muhammad Altarra Mahendrawan saat akan di titip rawat ke LKIA TAS Permata ibu pada Jumat 22 Desember 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Muhammad Altarra Mahendrawan kini perawatan tumbuh kembangnya oleh Lembaga Kesejahteraan Ibu dan Anak Taman Anak Sejahtera (LKIA TAS) Permata Ibu, Pontianak,

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bersama ketua TP PKK Kubu Raya Rosalina Muda didampingi Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya mengantarkan lMuhammad Altarra Mahendrawan kepada LKIA TAS Permata Ibu, Pontianak pada Jumat 22 Desember 2023.

Seperti diketahui Muhammad Altarra Mahendrawan adalah bayi yang ditelantarkan orang tuanya di teras rumah seorang warga di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, pada Selasa 21 November 2023 lalu.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak untuk mendapatkan perawatan. Setelah 32 hari di rumah sakit, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Sosial menyerahkan bayi untuk diasuh sementara oleh LKIA hingga ada pihak yang mengadopsi.

“Kita menyerahkan bayi Muhammad Altarra Mahendrawan ini yang sudah 32 hari dirawat di rumah sakit dan kondisinya Alhamdulillah sangat sehat. Nah, ini tentu melegakan kita karena bayi ini ketika ditemukan berada dalam kondisi memprihatinkan, yakni kedinginan, tanpa busana, dan tali pusarnya dipotong asal-asalan sehingga terjadi pendarahan. Makanya saat itu saya menganggap ini sesuatu yang luar biasa karena bayi bisa bertahan,” tutur Muda Mahendrawan yang mengantarkan bayi bersama Bunda PAUD Rosalina Muda.

Baca juga: Syarief Abdullah Alkadrie Aspirasikan Jembatan Gantung Penghubung 4 Desa di Kubu Raya

Muda menjelaskan pihaknya menyerahkan pengasuhan sementara bayi kepada LKIA Pontianak. Menurutnya, LKIA punya pengalaman panjang dalam hal pengasuhan anak termasuk anak terlantar.

“Kita mempercayakan kepada LKIA karena sudah berpengalaman dan dalam hal ini sangat paham dengan situasi yang ada. Sebelumnya sudah ada tiga bayi asal Kubu Raya yang dirawat di sini dan semuanya dalam kondisi sangat sehat karena pola asuh di sini sangat baik,” ujarnya.

Lebih jauh Muda mengungkapkan kejadian pembuangan bayi di wilayah Kubu Raya sudah terjadi sebanyak tujuh kali. Karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat di Kubu Raya untuk selalu tanggap dengan setiap hal yang mencurigakan. Selain itu, jika ada persoalan-persoalan serupa, warga diminta untuk melapor ke pemerintah kabupaten melalui perangkat desa agar persoalan yang ada bisa dicarikan solusinya.

“Jangan sampai ketika ada problem pribadi atau keluarga, lalu malah melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya bahkan sampai berisiko mengorbankan jiwa anak manusia. Kita harapkan tidak ada lagi peristiwa seperti ini. Kalaupun ada persoalan, pihak desa bisa melapor ke dinas terkait untuk sama-sama kita carikan solusinya. Kita ada fasilitas konsultasi di mana hal-hal bersifat privasi itu sangat dijaga.Dalam artian terbuka saja dengan kita karena semua akan membantu mencarikan solusinya,” tuturnya.

Direktur Pelaksana Harian LKIA Kusmanto menyatakan pihaknya siap memberikan pengasuhan terbaik untuk bayi Muhammad Altarra. Hal itu sebagaimana yang telah biasa dilakukan terhadap semua bayi yang diamanahkan kepada LKIA.

"LKIA TAS ini sudah berdiri sejak tahun 1990. Kami diamanahkan untuk memberikan pengasuhan terhadap bayi yang dititipkan kepada kami sampai ada orang yang mengadopsinya," terang Kusmanto.

Kusmanto mengaku bangga dengan kehadiran Bupati Muda Mahendrawan yang hadir langsung mengantarkan bayi. Menurutnya, hal itu belum pernah dilakukan oleh satu pun kepala daerah.

"Ini suatu kehormatan bagi kami Pak Bupati dan istri beserta rombongan Kepala Dinas Sosial datang ke yayasan kami. Ini sangat lengkap karena juga dihadiri Bapak Kapolsek Sungai Kakap Ipda Freddy," puji Kusmanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bayi ini diadzankan di beri nama oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yakni Muhammad Altarra Mahendrawan, nama Altarra yang di adopsi oleh Bupati Muda dari bahasa Arab dan Yunani yang berarti yakni Bintang Malam dan nama Mahendrawan yakni nama belakang dari Bupati Kubu Raya. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved