Pj Wali Kota Pontianak

Harisson Beri Pesan ke Pj Wali Kota Pontianak, Ini Dua Hal yang Akan Digencar Ani Sofian

Dalam hal ekonomi, Harisson mengatakan Pj Wali Kota harus mampu menekan inflasi, membantu mengurangi angka stunting.

Penulis: Ferryanto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Pj Gubernur Kalbar Harisson saat melantik Ani Sofian sebagai Pj Walikota Pontianak di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu 23 Desember 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pj Gubernur Kalimantan Barat Harisson resmi melantik Ani Sofian sebagai Pj Wali Kota Pontianak menggantikan Edi Kamtono di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu 23 Desember 2023.

"Berkenaan dengan itu saya berpesan sebagai orang yang ditugaskan dan diberi kewenangan oleh Presiden harus menjalankan tugas sebaik - baiknya, jangan sampai melanggar aturan dan tidak menjalankan arahan Presiden terutama dalam mensejahterakan rakyat, nanti Presiden kesannya salah pilih," ujarnya.

Dalam hal ekonomi, Harisson mengatakan Pj Wali Kota harus mampu menekan inflasi, membantu mengurangi angka stunting, membuka lapangan kerja yang banyak.

"Jadi Pj Wali Kota harus dapat benar - benar menjalankan tugas, dalam amanat Presiden itu agar Pj Wali Kota menjalankan tugas untuk meringankan beban masyarakat, seperti kita ketahui sekarang berbagai kebutuhan hidup naik, dan ini yang harus menjadi perhatian berbagai kepala daerah, agar mereka dapat turun langsung membantu, mempermudah, menghilang beban masyarakat," ujarnya. 

100 Hari Kerja, Pj Wali Kota Pontianak Bakal Fokus ke 5 Aspek Prioritas

Dalam aturan yang ada, ungkap Harisson, Pj Wali Kota dilarang melakukan mutasi pejabat.

Namun ia mengatakan hal itu dapat dilakukan bilamana pejabat dinilai tidak mampu menjalankan tugas dengan baik dan bekerja sama dengannya.

"Maka pak Ani cukup menulis surat kepada Mendagri melalui Gubernur untuk memohon izin mutasi, beberapa minggu lalu Mendagri ke Pontianak dan beliau berbicara kepada saya, bahwa ada beberapa kepala perangkat daerah di Kalbar yang kinerjanya lemah," ujarnya.

"Saat itu saya katakan bila saya mutasi prosesnya panjang, persetujuan sana sini, tetapi saat itu Pak Mendagri bilang, bila Pak Gubernur ajukan surat sekarang saya teken sekarang. Jadi semua perangkat daerah di bawah Gubernur dan Pj Wali Kota dan Bupati harus benar - benar mendukung kepala daerah untuk memenuhi target - target yang ditetapkan Presiden," jelasnya. 

Top 3 Pontianak Hari Ini: Ani Sofian Dilantik Jadi Pj Wako, Jadwal Natal Oikumene 2023

Lebih lanjut, usai dilantik, Ani Sofian mengatakan tahap awal ia akan segera mengumpulkan kepala OPD dari seluruh Kota Pontianak untuk melakukan evaluasi program.

Selanjutnya, dari hasil evaluasi tersebut ia akan merumuskan langkah kebijakan percepatan program apa yang belum tercapai.

"Lalu yang akan menjadi prioritas awal seperti yang disampaikan Gubernur pertama terkait inflasi, stunting, dan berusaha meningkatkan daya beli masyarakat," tuturnya. 

Ia sendiri mengatakan belum sempat berkomunikasi langsung dengan Edi Kamtono terkait program yang harus ditingkatkan dan tuntaskan.

Namun yang utama dan harus diselesaikan yakni pembangunan Duplikasi jembatan kapuas 1.

"Itu harus diteruskan karena itu menyangkut kepentingan umum, dan itu sangat menyangkut kepentingan ekonomi masyarakat seperti yang disampaikan Gubernur," jelasnya. 

Dalam 100 hari kerja atau evaluasi pertama oleh Kemendagri 3 bulan mendatang, ia menyampaikan akan fokus pada sejumlah aspek program prioritas, pertama kesehatan, pendidikan, ekonomi, penurunan stunting, penurunan inflasi.

(*)  

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved