Puluhan Rumah Terendam Banjir di Sadaniang Mempawah, BPBD Prediksi Air Mulai Surut
Purwadi mengatakan pihaknya telah melakukan monitoring dilokasi banjir di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang.
Penulis: Ramadhan | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Purwadi mengatakan, setidaknya ada 20 rumah di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah terendam banjir yang terjadi sejak beberapa hari lalu.
Namun per hari ini, Senin 18 Desember 2023, air dipastikan sudah mulai surut.
"Pantauan kita per 16 Desember 2023 kemarin memang ada wilayah yang banjir, yakni di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang. Ketinggian air dilaporkan mencapai sepinggang orang dewasa. Banjir tersebut diperkirakan telah berlangsung hampir sepekan. Namun untuk saat ini di prediksi sudah mulai surut," ujar Purwadi.
Purwadi mengatakan pihaknya telah melakukan monitoring dilokasi banjir di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang.
“Dari hasil monitoring dilapangan, ada sekitar 20-an rumah yang terdampak banjir. Namun, hanya 6-7 rumah yang ketinggian banjir masuk ke dalam rumah tepatnya di RT 12,” ungkap Purwadi.
• Kapolsek Jangkang Serahkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Banjir
Purwadi mengatakan, ketinggian banjir yang merendam lingkungan masyarakat di Dusun Bawing bervariasi. Pada titik terendah, ketinggian banjir bisa mencapai pinggang orang dewasa.
“Ketinggian banjirnya bervariasi, namun titik paling dalam sekitar sepinggang orang dewasa. Kami mendapatkan informasi banjir di lokasi itu pada Jumat lalu,” ucapnya.
Terkait perkembangan kondisi banjir, Purwadi memperkirakan banjir sudah semakin surut. Sebab, hasil pantauannya pada Sabtu 16 Desember 2023 lalu, ketinggian banjir sudah menyusut dari hari-hari sebelumnya.
“Kami memprediksikan semoga hari ini banjir sudah semakin turun. Dan kita berharap tidak turun hujan di wilayah tersebut,” tuturnya.
• Mensos Risma Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir, Bupati Muda Usulkan Pengerukan Aliran Sungai
Terkait penyebab banjir, Purwadi menyebut pihaknya masih melakukan analisa dan pengumpulan data. Namun, dia menduga salah satu faktor pemicu banjir yakni curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini.
“Salah satu faktor yang menyebabkan banjir disana curah hujan yang cukup tinggi,” ujar Purwadi.
Lebih jauh, Purwadi memastikan pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah penanganan dan penanggulangan. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat korban banjir di Dusun Bawing.
“Rencananya dalam waktu dekat ini kami akan menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Dusun Bawing. Bantuannya berupa kebutuhan pokok. Selain bantuan makanan, BPBD bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) juga akan memberikan layanan kesehatan. Terutama bantuan kebutuhan pokok masyarakat disana,” jelas Purwadi.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
CUACA Kalbar Hari Ini di 14 Daerah! Lima Daerah Waspada Hujan Petir, Pontianak Masih Cerah Berawan |
![]() |
---|
Erlina Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Penyedia Jasa Lewat Workshop Procurement Apkasi Expo 2025 |
![]() |
---|
Adrianus : Kami Kantongi Dukungan Tokoh Masyarakat dari 7 Kecamatan |
![]() |
---|
Prestasi Nasional, Penyuluh Agama Islam Mempawah Juara Penais Award 2025 |
![]() |
---|
Polsek Sungai Pinyuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Terjual |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.