Waspada DBD
Kadis Kesehatan Singkawang Imbau Orang Tua Siswa Terapkan 3M Plus
Seperti kita ketahui, dari awal tahun 2023 hingga saat ini kasus DBD di Kota Singkawang capai 110 kasus dan 3 orang meninggal dunia.
Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Alexander menghimbau orang tua siswa untuk menerapkan 3M Plus di rumah masing-masing.
"Yaitu menguras bak mandi, menutup tong air, mengolah sampah dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menabur abate di setiap tampungan air dan genangan air di rumah," ucapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak melalui telepon, Selasa 21 November 2023.
Hal tersebut ia sampaikan dengan maraknya kasus DBD di Kota Singkawang.
Seperti kita ketahui, dari awal tahun 2023 hingga saat ini kasus DBD di Kota Singkawang capai 110 kasus dan 3 orang meninggal dunia.
• Kaus DBD di Kapuas Hulu Alami Peningkatan, Tercatat 380 Kasus Tersebar di 23 Kecamatan
Ia menjelaskan risiko gigitan nyamuk kerap kali terjadi di waktu-waktu krusial.
Tak hanya di rumah, bahkan salah satunya di jam-jam aktif sekolah.
Maka dari pada itu, ia juga mengimbau kepada pihak sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Perilaku nyamuk sering menggigit pada pagi hari jam 10.00 wib dan itu jam sekolah," katanya.
Kemudian, apabila terdapat anak yang mengalami gejala-gejala DBD untuk segera dirujuk ke Puskesmas terdekat.
Agar segera mendapat penanganan.
Lebih lanjut, untuk kebutuhan bubuk abate masyarakat bisa langsung untuk mendatangi Puskesmas terdekat. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ist-280923-kb.jpg)