Wajah Baru Desa Wisata Batu Belimbing Singkawang Pasca Inkubasi Program Pengembangan EKI

Menurutnya, terciptanya pengelolaan uang yang baik dan ada keperdulian masyarakat yang tinggi akan menjadikan kemandirian dari Desa wisata ini.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Zulfikri
Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin saat ditemui Tribun Pontianak di Kantor Camat Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin 20 November 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Desa Wisata Batu Belimbing merupakan salah satu destinasi alam di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Bahkan, destinasi ini menjadi pilihan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar untuk menerapkan Inkubasi Program Pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI).

Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin mengatakan Program Pengembangan EKI di Desa Wisata Belimbing ini merupakan percepatan peningkatan inklusi dan literasi keuangan di tengah masyarakat.

Dimulai sejak Bulan Inklusi 27 Oktober 2021 lalu.

Sebuah perjalanan panjang hingga hari ini terus berlanjut hingga digelarnya Pasca Inkubasi Program Pengembangan EKI Desa Wisata Belimbing Kota Singkawang.

Baca juga: Kasiwas Polres Singkawang Hadiri Malam Penganugerahan Festival Film Borneo 2023

Banyak peningkatan yang dilakukan OJK melalui Program Pengembangan EKI dengan melibatkan berbagai pihak.

Seperti Bank Kalbar, Pegadaian dan PLN.

"Sehingga, banyak fasilitas yang bisa dinikmati para pengunjung di Wisata Desa Belimbing baik yang fisik dan non fisik," ucapnya saat ditemui Tribun Pontianak di Kantor Camat Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin 20 November 2023.

Mulai gerai UMKM yang menyuguhkan hasil kerajinan masyarakat Kelurahan Nyarungkop dan Masyarakat Kota Singkawang.

Kemudian atraksi kebudayaan dan Fasilitas pendukung di wilayah Desa Wisata Belimbing.

Sebelumnya, peluncuran program ini bersamaan dengan perhelatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan yang dipusatkan di Desa Wisata Belimbing.

Mengusung konsep pengembangan yang memadukan antara optimalisasi aspek desa wisata 3A yakni atraksi, aksesibilitas dan amenitas.

Hal ini dilakukan melalui kegiatan literasi keuangan, peningkatan kemampuan yang bersifat subjektif, keahlian yang bisa diukur, inklusi keuangan dan digitalisasi sistem pembayaran.

Tujuannya tidak sekedar memberikan wajah baru dan nilai tambah kepada daya tarik Desa Wisata Batu Belimbing.

"Namun mendorong aktivitas ekonomi yang baru dan keberlanjutan pengelolaan desa wisata oleh beragam kelompok masyarakat di sekitar desa wisata," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved