Harisson dan Windy Turun Langsung Edukasi Gizi Cegah Stunting di Puskesmas Tumbang Titi Ketapang
“Jadi memang tidak ada yang bisa dilakukan, tinggal peran orang tua dan guru di sekolah untuk bagaimana ikut menstimulan,” ujarnya.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
“Jadi bisa diberikan dua sendok teh dimasukan ke bubur atau diolah lagi untuk tambahan olahan protein hewani. Kita juga boleh kasi MSG, malah garam yang tidak boleh banyak-banyak,” ujarnya.
Hal itulah dikatakan Harisson yang perlu diedukasi kepada ibu-ibu, yang memang masih banyak belum mengetahui hal tersebut.
Ditempat yang sama, Kepala Dinkes Kabupaten Ketapang dr. Feria Kowira menyampaikan adapun petugas puskesmas yang hadir diacara sosialisasi pencegahan stunting ini dari Puskesmas Tumbang Titi, Puskesmas Pemahan, Puskesmas Sungai Melayu.
Adapun Puskesmas Tumbang Titi merupakan puskesmas tertua di Kabupaten Ketapang yang memiliki sekitar 111 orang SDM Nakes, yang menaungi 27 Desa, dan 35 Posyandu.
Sedangkan Puskesmas Sungai Melayu mempunyai 71 orang SDM, menaungi 15 desa dan 15 posyandu. Lalu Puskesmas Pemahan memiliki 57 orang SDM Nakes, dengan menaungi 7 desa dan 7 posyandu yang merupakan pecahan dari Puskesmas Tumbang Titi.
“Kami berterima kasih atas kunjungan Pak Gubernur dan Pj Ketua TP PKK, atas berkenan telah memberikan bingkisan berupa tambahan makanan untuk balita di Kecamatan Tumbang Titi, serta yang telah berpartisipasi pihak Jamkrida, Bank Kalbar, dan Diskes Provinsi,” pungkasnya.
Pada acara tersebut juga turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Erna Yulianti. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Siap Tampung 90 Siswa, Pemprov Kalbar Matangkan Sekolah Rakyat Rintisan dan Target Akhir September |
![]() |
---|
Polda Kalbar dan Tzu Chi Gelar Bakti Sosial Kesehatan ke-150, Layani Operasi Gratis di Pontianak |
![]() |
---|
Pemprov Kalbar Luncurkan Senam, Jadi Gerakan Bersama Wujudkan Gema Emas 2045 |
![]() |
---|
Sinergi Lintas Sektor, Kapolsek Nanga Taman Dukung Implementasi Pos Gizi DASHAT |
![]() |
---|
Kolaborasi Puskesmas Parit Timur, Yayasan Peduli Borneo, dan Pemdes Bengkarek Cegah Stunting |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.