Kadinkes Kubu Raya Tegaskan Perilaku Hidup Sehat Ampuh Cegah DBD
Selain perilaku Hidup Sehat, tindakan pengasapan (Fogging) juga salah satu tindakan untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti yang dewasa.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan menegaskan perilaku Hidup Sehat tetap menjadi senjata ampuh mencegah terkena wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).
Menurut Marijan, perilaku Hidup Sehat yang dimaksud adalah menjaga lingkungan tempat tinggal selalu bersih dari sampah, karena sampah selalu yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus wabah DBD.
"Selain lingkungan bersih baik luar dan dalam rumah, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi juga bagian dari prilaku Hidup Sehat," kata Marijan, Minggu 8 Oktober 2023.
Selain perilaku Hidup Sehat, tindakan pengasapan (Fogging) juga salah satu tindakan untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti yang dewasa dan penyebaran bubuk Abate di tempat penampungan air itu untuk memberantas telur nyamuk yang membawa virus DBD.
"Fogging dan sebar bubuk Abate itu tindakan pendukung dalam memberantas nyamuk DBD, tetap yang utama pencegahan yakni perilaku Hidup Sehat," katanya
Marijan mengimbau agar masyarakat tak lengah untuk jika mengetahui adanya sanak keluarga yang diduga suspect, segera lapor petugas kesehatan terdekat.
"Untuk mengetahui kepastian seseorang itu terkena DBD itu memang harus ada tindakan medis dengan memeriksakan darah ke Laboratorium, di Kubu Raya itu gratis," ungkapnya.
Lanjutnya, saat ini kasus DBD bukan hanya di Kubu Raya, hampir semua daerah, saat ini korban wabah DBD hingga meninggal dunia pada September berjumlah 4 orang.
Sedangkan untuk di luar kabupaten Kubu Raya sangat tinggi.
• Dinkes Sambas Temukan 1 Pasien Baru DBD di Desa Sekura
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Petugas-Fogging-Dinas-Kesehatan-Kab-Kubu-Raya-sedang-melakukan-pengasapan-di-area-perkantoran.jpg)