Krisis Air Bersih Landa Sejumlah Wilayah di Kalbar
Tentu kondisi ini membuat sumber-sumber air bersih di seluruh kabupaten kota, terutama di daerah perkampungan mengalami kekeringan.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Krisis air bersih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Hal itu disampaikan kepala Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, Selasa 12 September 2023.
Menurut Daniel, beberapa diantaranya terjadi di Mempawah, Landak dan Ketapang.
"Sumber air seperti sungai sudah mulai mengering. Karena kemarau ini merata, secara umum masyarakat pasti kesulitan air bersih, kecuali kalau mereka yang menggunakan PDAM," kata Daniel kepada Tribun Pontianak, Selasa 12 September 2023.
Daniel mengatakan, kondisi kemarau ini merata di seluruh kabupaten kota.
• Atasi Keluhan Pelanggan, Perumda AMGP Singkawang Bentuk Tim Percepatan Layanan Air bersih
Tentu kondisi ini membuat sumber-sumber air bersih di seluruh kabupaten kota, terutama di daerah perkampungan mengalami kekeringan.
"Kalau kita di kampung, fasilitas PDAM kan belum masuk. Nah ini yang rentan dengan krisis air bersih," katanya.
"Kalau di daerah perkotaan atau di daerah ibu kota kabupaten, kecamatan, mungkin sarana air bersihnya bisa terpenuhi. Walaupun mungkin ada yang asin, atau mungkin air tak mengalir, tapi masih ada, jelas Daniel.
Tapi bagi yang tinggal di kampung, sumber air hanya ada di sungai dan parit.
"Nah inikan mengalami kekeringan. Inilah yang warga mengalami dampak akibat kekeringan di musim kemarau ini," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Proses-pendistribusian-air-bersih-dari-Mob435re.jpg)