Berita Viral

Alasan Pemerintah Sulit Berantas Judi Slot Online, Sebut Transaksi Capai Rp 200 Triliun

Ada jutaan masyarakat Indonesia yang saat ini terlibat dalam transaksi tersebut. Ia mengatakan, kondisi itu yang membuat judi online sangat sulit untu

|
Editor: Rizky Zulham
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah mengungkap alasan mengapa judi online sulit untuk diberantas sampai ke akarnya.

Padahal, hingga saat ini judi slot online semakin marak.

Bahkan Pemerintah melalui PPATK menyebut transaksi dari judi online mencapai ratusan triliun rupiah.

Seperti yang diungkap oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.

“Ya sekarang mendekati Rp 200 triliun ya, secara keseluruhan ya yang sudah kita ikuti perkembangannya,” ujar Ivan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 31 Agustus 2023.

HEBOH Link Video Wulan Guritno Promosikan Judi Online Trending Twitter, Kini Diusut Bareskrim Polri

Menurutnya, ada jutaan masyarakat Indonesia yang saat ini terlibat dalam transaksi tersebut.

Ia mengatakan, kondisi itu yang membuat judi online sangat sulit untuk diberantas.

Namun, Ivan tidak menjawab ketika ditanya apakah dana itu mengalir ke sejumlah pejabat publik.

“Ya karena marketnya besar, karena luasan jumlah penduduk dan segala macam itu besar artinya di Indonesia ada marketnya,” kata Ivan.

“Sehingga, kemungkinan untuk penyedia judi online itu untuk menawarkan transaksinya luas juga di Indonesia,” ujarnya melanjutkan.

Diketahui, saat ini Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sedang menggiatkan upaya pemberantasan judi online.

Seperti yang diungkap Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.

Ia mengatakan, total 866 tersangka yang ditangkap sepanjang tahun 2022 hingga 30 Agustus 2023.

Terbaru, Adi Vivid mengungkapkan, jajarannya berhasil menangkap 31 tersangka dugaan judi online di Denpasar, Bali.

“Dalam penggerebekan tersebut, alhamdulillah kita mengamankan 31 orang yang diduga pelaku pengelola website h*********8."

Wulan Guritno Jadi Duta Anti Judi Online Kominfo, Video Lawas Promosikan Judi Online Viral Lagi

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved