Bahaya Tertimpa Reruntuhan Pasca Kebakaran, Kapolsek Imbau Warga Tak Memulung di Sekitaran Bangunan

Dikatakan Kapolsek, dirinya tidak melarang para pemulung karena para pemilik ruko sudah menyerahkan kpd pemulung utk mengambil puing puing yg ada, nam

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/POLSEK SUNGAI PINYUH
Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Rismanto Ginting (kemeja merah) memberikan imbauan kepada warga untuk tidak mendekati lokasi bangunan ruko di lokasi pasar Sungai Pinyuh yang telah menjadi puing-puing pasca kebakaran, Minggu 6 Agustus 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Rismanto Ginting mengimbau kepada warga untuk tidak mendekati lokasi bangunan ruko di lokasi pasar Sungai Pinyuh yang telah menjadi puing-puing pasca kebakaran pada Kamis 3 Agustus 2023 lalu.

Imbauan tersebut Kapolsek berikan karena banyak warga yang mengais mencari barang-barang (pemulung) di lokasi bangunan yang telah menjadi puing-puing, dan dikhawatirkan sewaktu-waktu bangunan yang sisa terbakar bisa runtuh menimpa warga.

"Tadi imbauan sudah saya berikan kepada para warga yang mengais mencari barang-barang di lokasi kebakaran ruko. Saya ingatkan kepada mereka untuk tidak berada di sekitar sisa bangunan, karena bahaya sewaktu-waktu bisa runtuh," ujar Kapolsek, Minggu 6 Agustus 2023.

Dikatakan Kapolsek, dirinya tidak melarang para pemulung karena para pemilik ruko sudah menyerahkan kepada pemulung utk mengambil puing puing yg ada, namun yang dikhawatirkan adalah berkenaan dengan keselamatan.

Wagub Kalbar Ria Norsan Bekali Ibu-ibu di Mempawah Mengenai Ciri-ciri Anak Stunting

"Bukan dilarang, tapi keselamatan warga yang penting, karena bangunan yg tdk habis terbakar ini bisa saja runtuh menimpa warga. Kita khawatirkan hal itu bisa saja terjadi secara tiba-tiba," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan imbauan tersebut diberikannya kepada seluruh warga yang memulung di lokasi sisa kebakaran ruko di Pasar Sungai Pinyuh.

"Pesan yang kami berikan juga diharapkan dapat disampaikan kepada rekan-rekannya yang juga memulung mencari sesuap nasi. Jangan sampai gara-gara sesuap nasi nyawa menjadi taruhannya. Intinya jangan mencari rongsokan di bawah bangunan yang yg masih tersisa karena bisa saja runtuh," terangnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved