Gempa Landa Garut
BREAKING NEWS : Gempa Bumi 4,6 Guncang Kabupaten Garut
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, mengatakan, hasil analisa BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8.14 LS dan 107.31
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bencana Gempa Bumi kembali melanda bumi Indonesia.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncangan wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat pukul 11.15 WIB, Sabtu 5 Agustus 2023.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, mengatakan, hasil analisa BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8.14 LS dan 107.31 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km Barat Daya Kabupaten Garut pada kedalaman 22 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia," ujar Daryono dalam keterangan diterima Tribun.
• Mencuri Tali Pocong ! Warga Heboh Pembokaran Makam Seseorang Meninggal Malam Selasa Kliwon
Daryono menjelaskan, guncangan gempa bumi terasa ke wilayah Sukabumi dengan skala II MMI.
"Di Cianjur dan Sukabumi dengan Skala Intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga asal Jampangtengah, Faisal Kristiandi (28) mengaku merasakan guncangan gempa bumi cukup kencang.
"Terasa banget, lumayan kencang," katanya.
Warga lain, Redi Ardiansyah (30) warga Simpenan, juga mengaku merasakan gempa bumi tersebut.
"Tadi lagi ngopi di teras tiba-tiba bergetar, langsung lari tadi, kaget soalnya," ucapnya.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncangan wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat pukul 11.15 WIB, Sabtu 5 Agustus 2023.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, mengatakan, hasil analisa BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8.14 LS dan 107.31 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km Barat Daya Kabupaten Garut pada kedalaman 22 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia," ujar Daryono dalam keterangan diterima Tribun.
• Cuaca Panas di Pontianak, Es Jagung Hawaii Solusinya
Daryono menjelaskan, guncangan gempa bumi terasa ke wilayah Sukabumi dengan skala II MMI.
"Di Cianjur dan Sukabumi dengan Skala Intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Gempa-bumi-tektonik-M-21-guncang-Kabupaten-Ketapang-pada-Senin-6-Maret-2023.jpg)