Operasi Gabungan Tim PORA Kalbar Sasar Wilayah Perbatasan Entikong
Kalbar sendiri termasuk Wilayah Indonesia yang rentan terjadi kejahatan keji ini karena geografisnya berbatasan langsung dengan Malaysia.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Tim Operasi Gabungan yang dipimpin Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Samuel Pangihutan Panggabean ini menyasar Kecamatan Entikong yang berbatasan langsung dengan Tebedu, Serawak, Malaysia.
“Kegiatan yang hari ini kita laksanakan merupakan tindak lanjut hasil pertukaran informasi dari Rapat Koordinasi Tim PORA Provinsi (Kalbar). Yang mana masih banyak pelintas batas illegal melalui jalan tikus baik yang masuk Indonesia maupun Malaysia,” ujar Samuel saat memimpin rapat persiapan operasi gabungan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, pada Selasa 18 Juli 2023
“Kami meninjau langsung lokasi yang diduga menjadi jalan tikus bagi para pelintas batas illegal untuk mendapatkan informasi dari masyarakat maupun instansi pemerintah terkait. Operasi gabungan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara anggota Tim PORA dalam pelaksanaan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing yang berada di Wilayah Provinsi Kalimantan Barat terkait dengan TPPO yang sedang marak-maraknya terjadi,” jelas Samuel.
Diketahui kegiatan ini merupakan operasi gabungan antara Tim Pora Kalbar dan Kecamatan Entikong. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong Sam Fernando dalam sambutannya mengajak segala pihak (stakeholder) yang terlibat untuk bersama-sama bersinergi dalam mencegah terjadinya TPPO.
Baca juga: Kisah Rio Warga Singkawang Korban TPPO ke Myanmar, Dipaksa Jadi Perempuan Untuk Penipuan Investasi
"Kita akan bersama-sama bergandengan tangan menyadarkan masyarakat untuk tidak menjadi korban atau membantu memperlancar mereka melakukan tindakan-tindakan ilegal yang mengirimkan orang ke luar Indonesia dengan cara yang dilarang, atau mempermudah Warga Negara Asing (WNA) masuk ke Indonesia," harapnya.
Usai pengarahan di Kanim Kelas II TPI Entikong, tim yang terdiri dari Kepala Sub Bidang Intelijen Keimigraian Kanwil Kemenkumham Kalbar Suriansyah, Kepala Sub Seksi Intelijen Keimigrasian Kanim Kelas II TPI Entikong Bernedius Pijan, Perwakilan BINDA Kalbar, Kodam XII/TPR, Polda Kalbar, Bea Cukai Entikong, BNPP Entikong dan Karantina Entikong berkesempatan meninjau langsung lokasi yang diduga menjadi titik rawan sebagai jalur pelintas batas illegal.
Seperti diketahui Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan extra ordinary crime (kejahatan luar biasa) yang mencoreng kehidupan manusia. Perempuan dan anak-anak kerap menjadi korban dalam kejahatan ini. Praktiknya ini dilakukan dalam berbagai bentuk cara yang cukup marak terjadi di seluruh Indonesia.
Kalimantan Barat (Kalbar) sendiri termasuk Wilayah Indonesia yang rentan terjadi kejahatan keji ini karena geografisnya berbatasan langsung dengan Negara Malaysia.
Hal ini terlihat dari jumlah pengungkapan kasus TPPO pada Tahun 2023 yang mana Kalbar menempati urutan kedua terbanyak.
Untuk itu, sebagai salah satu upaya mencegah dan meminimalisir terjadinya TPPO yang termasuk dalam transnational crime (Kejahatan lintas negara), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Kalbar menjalankan fungsi penegakan hukum melalui pengawasan Keimigrasian yang terbentuk dalam Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Kalbar pada Senin 17 Juli 2023. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Daftar Pemain Indonesia di Hongkong Open 2025 BWF Super 500, Asa Anthony Ginting Cs Podium Juara |
![]() |
---|
Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu Gelar Gerakan Pangan Murah |
![]() |
---|
Fitur TikTok LIVE Mendadak Hilang! Ini Cara Mengaktifkannya dan Syarat Terbaru 2025 |
![]() |
---|
Sembang Pantun Pagar Budaya Semarakkan Bumi Galaherang Mempawah |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Imbau Mahasiswa hingga Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.