Ragam Contoh
Siapa yang Tak Marah Saat PMS? Ternyata Wanita Punya Siklus Berbeda Saat Datang Bulan, Loh!
Ternyata, perubahan hormon menjelang menstruasi memengaruhi perasaan sehingga bisa jadi perempuan cenderung lebih sering marah sebelum menstruasi tiba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Premenstrual Syndrome pada dasarnya dapat dialami oleh setiap wanita.
Namun, ada faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko seorang wanita mengalami PMS, yaitu:
- Memiliki riwayat depresi
- Memiliki keluarga dengan premenstrual syndrome
- Mengalami trauma fisik atau emosi
Merokok - Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
- Menjalani pola makan tinggi garam atau gula
- Jarang berolahraga
- Kurang waktu beristirahat atau tidur malam
• Healthy life : Mengenal Gejala PMS dan Kiat Atasi Sindrom Pra-Menstruasi
Bagi wanita, jika mengalami PMS tentu saja tidak mudah dan akan mudah lelah karena kondisi mood tubuh yang bisa berubah-ubah.
Mood wanita yang sedang PMS juga bisa berantakan dan tidak stabil.
Kondisi PMS ternyata sering di bahas di media sosial TikTok.
Misalnya berdasarkan video viral di TikTok dari akun @chacuuuu, ia mengaku bahwa sering marah saat PMS.
"Ketika lo lagi PMS dan semua orang mulai ngeselin tapi lo terlalu sakit untuk marah2," tulis akun @chacuuuu.
Hendaknya dipahami, dilansir dari Better Help, PMS adalah sekolompok gejala fisik dan emosional sebelum perempuan masuk periode menstruasi.
Memang sebagian orang menganggap bahwa PMS dikaitkan dengan lekas marah. Namun tenang saja sebab bukan hanya wanita yang mengalami kondisi tersebut.
Untuk memahami kemarahan yang terjadi selama PMS, maka tak salah bila kamu mengetahui penyebabnya berikut ini.
• Hukum Apakah Wanita Haid atau Datang Bulan Boleh Ziarah Kubur Lengkap 10 Larangan Bagi Wanita Haid
Penyebab Sering Marah saat PMS
Sering marah saat PMS itu mungkin terkait dengan perubahan hormonal pada perempuan.
Di mana saat sel telur dilepaskan dari ovarium, kadar estrogen dan progesteron bisa turun.
Selain itu, fluktuasi serotonin dapat menyebabkan perubahan suasana hati selama sindrom pramenstruasi.
Serotonin yang lebih rendah terkait dengan gejala seperti sulit tidur, lekas marah, sedih, dan mengidam makanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/haid-atau-menstruasi-pms_20161210_081205.jpg)