Festival Hadrah FKOB Dihadiri Perwakilan Bugis dari Sarawak

Pada kegiatan ini, turut dihadiri perwakilan orang Bugis dari Sarawak Malaysia sebagai tahap awal melakukan pertukaran budaya Bugis di Malaysia.

|
Editor: Syahroni
DOKUMEN FKOB/TRIBUNPONTIANAK
Peserta lomba kesenian hadrah yang diadakan FKOB untuk melestarikan budaya dan mengudang perwakilan Bugis dari Sarawak, Malaysia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID KUBU RAYA - Pelaksanaan Festival Hadrah Marawis dan Rebana oleh Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) Kalimantan Barat di tahun ketiganya diikuti sebanyak 30 regu.

Pada kegiatan ini, turut dihadiri perwakilan orang Bugis dari Sarawak Malaysia sebagai tahap awal untuk melakukan pertukaran budaya Bugis di Malaysia pada akhir tahun ini.

“Sudah tahun ke tiga Festival Hadrah, Marawis dan Rebana ini kami (FKOB) laksanakan. Di tahun ini ada 30 regu ikut serta diantaranya 15 regu merupakan perwakilan dari desa di Kecamatan Sungai Kakap, kemudian 10 regu undangan yang kami bagikan dan 5 pesertanya lagi khusus undangan dari FKOB Kalbar,” ujar Sekertaris Umum FKOB Kalbar, Anwar Hardan, usai membuka Festival Hadrah di halaman Kantor Camat Sungai Kakap, Jumat 7 Juli 2023 pagi.

Di tahun ini, Festival Hadrah juga dihadiri perwakilan orang Bugis dari Sarawak Malaysia.

Kedatangan mereka untuk melihat langsung bagaimana hadrah, marawis dan rebana dilestarikan di sini.

Baca juga: Maju Bakal Calon Bupati Kubu Raya 2024, Berapa Harta Kekayaan Rusman Ali?

FKOB Kalbar juga merencanakan, diakhir tahun mendatang akan melakukan pertukaran budaya dengan warga Bugis di Sarawak Malaysia.

Jika tidak ada halangan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada November mendatang.

Lebih dalam dia melanjutkan, di tahun ke tiga Festival Hadrah mendapat tanggapan positif dari para peserta.

Jika pesertanya tidak dibatasi oleh panitia, kemungkinan akan membludak.

“Jadi pesertanya memang kami batasi, sebab jika tidak dibatasi takutnya kami tak bisa mengakomodirnya, belum lagi persoalan waktu yang terbatas,” ujarnya.

Untuk juri dalam festival ini bekerjasama dengan pegiat hadrah, yang sudah malang melintang di dunia hadrah.

Baca juga: Siswa SMTI Pontianak Tuai Prestasi dalam Kejurda Tinju Amatir Dandim Cup 2021 & Hadrah Competition 

Kemudian ditambah satu juri dari perwakilan FKOB Kalbar.

Mudah-mudahan dengan gelaran festival hadrah yang berkelanjutan, dapat mempertahankan kesenian ini.

Sehingga regenerasi hadrah khususnya di Kubu Raya terus terjaga.

“Sebagai upaya kami menjaga kelestarian hadrah, para pesertanya juga kami berikan uang pembinaan sebesar Rp 5 ratus ribu,” katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved