Ragam Contoh
Contoh Kultum Singkat Bertema Ikhlas, Sambut Idul Adha 1444 H Lengkap Dalil Perintah Agama
Kamu bisa memberikan kultum tentang ikhlas untuk membuka hati seseorang agar bisa lebih ikhlas dalam menjalani hari-hari.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Salah satu cara menumbuhkan rasa Ikhlas adalah di mulai dengan memberikan penyampaian yang tepat.
Jika seseorang memiliki sifat Ikhlas maka seseorang akan jarang mengeluh atas berapa pun nikmat yang telah diberikan kepadanya.
Kamu bisa memberikan kultum tentang ikhlas untuk membuka hati seseorang agar bisa lebih ikhlas dalam menjalani hari-hari.
Berikut ini ulasan tentang kumpulan contoh kultum singkat tentang ikhlas, mudah dipahami dan dihapal.
Ikhlas dalam Islam artinya merelakan dan menerima, khususnya apa yang sudah digariskan oleh Allah SWT.
• Contoh Kalimat Penutup Ceramah dengan Quote Bijak yang Tidak Membosankan
Sifat ini termasuk sifat yang disukai oleh Allah, karena tertuang juga dalam ayat Al Qur'an.
Kultum termasuk metode penyampaian nasihat kepada khalayak umum sebagai seorang muslim.
Berikut ini kumpulan kultum tentang ikhlas yang mudah dipahami dan dihapal.
Kultum 1
Assalamu ‘alaikum warrahmatullohi wabaro kaatuuh
Innalhamda lillaah nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu wa na’uudzu billaahi min syururi anfusinaa wamin sayyiaati a’maalinaa man yahdillahu falaa mudhillalahu wamay yudhlill falaa hadiyalahu.
Asyhadu allaa ilaha illalloh wahdahu laa syariika lahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu warosuluhu laa nabiya ba’dah. Allohumma sholli wasallim wa baarik ‘ala rosuulillaahi wa’alaa alihi wa ashhabihi waman walaahu. ammaa ba’du.
Hadirin yang dirahmati Allah SWT, dalam kesempatan kali ini, izinkan saya menyampaikan kultum tentang ikhlas yang menjadi syarat diterimanya amal ibadah.
Sebagimana diketahui, umat Islam dituntun oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW untuk senantiasa memperbanyak perbuatan baik.
Berbuat baik sebenarnya adalah inti dari tujuan diturunkannya Islam ke dunia melalui Nabi Muhammad SAW.
Sebagai inti ajaran Islam, tentu sikap baik ini juga harus termasuk dalam pandangan Allah SWT, bukan hanya manusia.
• 5 Contoh Ceramah tentang Berbakti Pada Kedua Orang Tua Lengkap Dalilnya
Jika dipelajari secara mendalam, semua ayat dalam Al-Qur'an dan tuntunan Nabi Muhammad SAW dalam sunah-sunahnya adalah berisi kebaikan.
Dalam salah satu ayat Al-Qur'an, Allah SWT dengan jelas memerintahkan umat Islam untuk berbuat baik.
وَأَنفِقُوا فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُو ا إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ
(Wa anfiq fī sabīlillāhi wa lā tulq bi`aidīkum ilat-tahlukati wa a sin , innallāha yu ibbul-mu sinīn)
Artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan; dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik,” (QS Al Baqarah: 195)
Dalam surat yang lain, Allah SWT juga memberi kepastian bahwa balasan kebaikan adalah kebaikan juga.
هَلْ جَزَا ءُ ٱلْإِحْسَ نِ إِلَّا ٱلْإِحْسَ نُ
(Hal jazā`ul-i sāni illal-i sān)
Artinya: “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula),” (QS Ar Rahman: 60)
Namun, Islam mensyaratkan standar yang tinggi dalam perbuatan baik yang dilakukan.
Maksud ayat ini, kebaikan saja tidak akan cukup karena belum tentu menjadi amal yang diterima oleh Allah SWT.
Jika tidak cukup dengan kebaikan, lalu apa lagi? Islam tidak hanya menuntut untuk berbuat baik, tapi juga harus diiringi dengan rasa ikhlas.
Ini menjadi syarat utama diterimanya perbuatan baik yang dilakukan oleh manusia.
Ikhlas dalam berbuat baik atau beribadah, berarti melakukannya semata-mata mengharap rida Allah SWT, bukan yang lain.
Orang yang ikhlas tidak mengharapkan pujian dari manusia dan tidak pamer karena sudah merasa cukup amal perbuatannya hanya ditujukan kepada Allah SWT.
Dalam ayat lain disebutkan:
قُلْ أَمَرَ رَبِّى بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ
(Qul amara rabbī bil-qis , wa aqīm wuj hakum ‘inda kulli masjidiw wad’ hu mukhli īna lahud-dīn, kamā bada`akum ta’ d n)
Artinya: “Katakanlah: ‘Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan’. Dan (katakanlah): ‘Luruskanlah muka (diri) mu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)”. (QS Al-A’raf: 29)
Jelas sekali diterangkan dalam ayat-ayat tersebut bahwa umat Islam diperintahkan untuk melakukan semua amal perbuatan baik dengan ikhlas
• 3 Contoh Ceramah tentang Zakat Fitrah beserta Dalilnya
Demikian kultum tentang ikhlas ini saya sampaikan.
Atas perhatiannya saya sampaikan terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kultum 2
Assalamu ‘alaikum warrahmatullohi wabaro kaatuuh
Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua.
Puja dan puji syukur kita ucapkan atas kehadirat Allah SWT karena rahmat dan nikmat-Nya kita semua bisa berkumpul pada hari ini.
Tidak lupa shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW semoga kita semua termasuk pengikut yang akan mendapat syafaat di akhirat kelak.
Hadirin yang saya hormati, pada kesempatan pagi ini saya akan ceramah atau kultum singkat tentang ikhlas.
Ikhlas ada banyak macamnya, mulai dari ikhlas bekerja, ikhlas beribadah, ikhlas beramal dan lain-lain.
Dari semua jenis ikhlas, yang paling utama dan penting yaitu ikhlas dalam beribadah.
Hal ini sudah tercatat dalam Al-Quran surat Al-Bayyinah ayat 5 yang berbunyi:
وَمَا اُمِرُوْ ا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّ هَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّل وةَ وَيُؤْتُوا الزَّك وةَ وَذ لِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِ
Artinya: Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).
Pada surat Al-Bayyinah menjelaskan tentang ikhlas beribadah dan beragama.
Apabila dalam beribadah tidak dilandasi dengan hati yang ikhlas, maka akan membuat hidup menjadi runyam.
Dalam beramal, kita akan mendapat pahala yang besar serta balasan yang berlipat ganda.
• Contoh Pidato Singkat tentang Bulan Ramadhan , Cocok untuk Materi Kultum Pesantren Kilat SD dan SMA
Semua itu bisa kita dapatkan dengan catatan harus ikhlas karena Allah SWT bukan karena ingin mendapat pujian atau terlihat baik di hadapan orang-orang.
Setelah mengetahui arti penting berikhlas, maka dari sekarang kita semua harus mulai menanamkan rasa ikhlas dalam hati saat beribadah. InsyaAllah Allah akan melapangkan semua. Allahumma Aamiin.
Itulah kultum yang bisa saya bagikan pagi ini. Kurang lebihnya mohon dimaafkan.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Asisten-I-Setda-Ketapang-Bidang-Pemerintahan-43df.jpg)