Fotografer Pemula Mesti Paham, Perbedaan Adobe Lightroom dan Lightroom Classic
Maka pengetahuan aplikasi memang penting, untuk memudahkan proses pengeditan hingga penyimpanan hasil foto di Adobe Lightroom.
Mediumnya cukup terbatas dan tampilan aplikasinya juga hanya didesain untuk perangkat komputer.
Berbeda dengan “saudaranya”, Lightroom CC memungkinkan pengguna mengakses aplikasi di berbagai macam perangkat.
Mulai dari Lightroom versi desktop, web, mobile, atau smartphone, hingga tablet.
Wajar, sejak kemunculan Lighroom CC, sejumlah pengguna lebih memilih aplikasi tersebut ketimbang versi regulernya.
Sebab di zaman yang serba cepat dan digital, pengguna, terutama fotografer harus bisa selalu sigap mengedit fotonya sewaktu-waktu.
• Ada Aplikasi Edit Foto Bagi Pengguna iPad Pada 23 Mei Mendatang
Apalagi jika Anda memiliki akun Adobe Cloud, seluruh foto yang diunggah di komputer, bisa langsung diakses di perangkat yang berbeda, seperti tablet ataupun smartphone.
Kendati begitu, perlu dicatat bahwa Lighroom CC versi mobile, tablet, ataupun desktop memiliki tampilan yang berbeda-beda.
Di mobile, tampilan Lightroom Classic lebih sederhana dan punya fitur yang sedikit.
Berbeda dengan versi tablet dan komputer yang menawarkan lebih banyak fitur dengan tampilan lebih kompleks.
Storage
Adobe Lightroom Classic punya cara kerja yang lebih tradisional.
Foto asli yang ingin dilihat, disimpan, dan diedit menggunakan Lightroom Classic umumnya disimpan di dalam komputer ataupun hard disk.
Ketika ingin mengakses atau mengedit sebuah foto, pastikan file tersebut ada di dalam komputer Anda atau sudah mencolokkan hard disk ke komputer ataupun laptop.
Sementara Lightroom CC, pengguna melakukan penyimpanan foto langsung di dalam cloud dan bisa langsung mengaksesnya menggunakan perangkat yang berbeda selama memiliki jaringan internet.
Kendati begitu, konteks penyimpanan ini memiliki pro dan kontra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ilustrasi-seorang-fotografer.jpg)