Breaking News

Idul Fitri

Raja Parcel Pontianak Banjir Pesanan Jelang Idul Fitri 2023

Di Kota Pontianak, ada sebuah usaha pendatang baru bernama Raja Parcel Pontianak yang dirintis oleh sepasang suami istri, Iqbal dan Nurul Huda.

|
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovanka MC
Owner Raja Parcel Pontianak Iqbal dan Nurul. Usaha mereka baru dirintis tahun 2023 dan dibanjiri pesanan jelang Idul Fitri 1444 H. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat mulai mempersiapkan segala sesuatu yakni parcel atau hampers sebagai buah tangan untuk keluarga dan rekan kerja mereka.

Di Kota Pontianak, ada sebuah usaha pendatang baru bernama Raja Parcel Pontianak yang dirintis oleh sepasang suami istri, Iqbal dan Nurul Huda.

Mereka baru merintis usahanya diawal Ramadan 2023 dengan memproduksi semua parcel rumah, Jalan Tanjung Raya II (depan Masjid Ikhwanul Muslimin), Pontianak Timur. 

Awal mula dari saling berbagi dengan bertukar parcel lebaran dengan kerabat dekat dan keluarga, akhirnya memacu Iqbal mencoba peruntungan sembari melihat peluang baru untuk merintis pertama kalinya usaha parcel lebaran.

"Dengan adanya momen saling bertukar parcel setiap lebaran, kami melihat ada peluang besar disana untuk akhirnya memutuskan merintis usaha ini," jelas Iqbal saat ditemui Tribun Pontianak di rumahnya. 

Kue Lopez Kak Vanny Tembus Hingga Luar Negeri, Pemesan Lopez bisa 500-1000 Buah Perhari

Dibantu dengan jejaring media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan promosi dari mulut ke mulut membuat usahanya cepat banyak dikenal orang. 

Seiring dengan momen bulan Ramadan ternyata membawa keberkahan. Usaha parcelnya yang beralamat di Jalan Tanjung Raya II ini ramai diserbu pelanggan dari berbagai kalangan.

"Alhamdulillah respon masyarakat pada senang semua, dengan harga murah kualitas bagus, yang penting konsumen senang, kita pun senang," kata Iqbal.

Mereka sangat mensyukuri keberkahan Ramadan tahun ini terutama untuk usaha yang baru mereka rintis. Mereka tak menyangka permintaan paket parcel lebaran ini mengalami peningkatan cukup signifikan bahkan mereka bersama 15 karyawan sangat kewalahan membuat bingkisan parcel ini.

Seluruh barang ditata sedemikian rupa hingga terlihat rapi, mewah dan menarik saat diberikan kepada rekan sejawat. Meskipun terlihat mewah harganya pun tidak selalu mahal. Iqbal menjelaskan harga parcel yang dijual cukup bervariasi, tergantung dari isi yang ada dalam bungkusan itu.

“Parcel-parcel ini dijual dengan berbagai puluhan model, ukuran dan harga yang bervariasi. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung permintaan dari pelanggan. Tapi jangan khawatir, untuk harga yang paling murah pun kita tetap jaga kualitasnya," jelasnya.

Tidak ayal dirinya bersama istri pun menargetkan penjualan parcel mencapai ribuan buah.

"Tahun ini kita menargetkan penjualan parcel capai 3000. Dua minggu Ramadan alhamdulillah parcel kita sudah terjual 1000 lebih, hampir capai 2000, saya yakin insyaallah akan tercapai 3000 tahun ini," lanjutnya.

Jelang Lebaran, Volume Barang Datang di Bandara Supadio Pontianak Alami Peningkatan hingga 40 Persen

Parcel-parcel yang ia produksi tidak hanya terjual di Pontianak saja, tetapi sudah meluncur dengan aman hingga ke Singkawang, Sintang, Mempawah, Kayong, Ketapang dan lainnya.

Sebagian besar bahan baku parcel yang mereka gunakan merupakan hasil produksi dari beberapa pelaku UMKM di Pontianak dan beberapa kabupaten-kabupaten di Kalimantan Barat. Hal itu ditujukan untuk membantu usaha para pelaku UMKM.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved