Jelang Akhir Jabatan, Sutarmidji Pesan Seluruh OPD Pemprov Kalbar Harus Bekerja dengan Profesional

Midji menekankan dirinya tidak mau nanti setelah bulan Oktober, trennya menurun akibatnya ada gagal bayar.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Adpim Provinsi Kalbar
Gubernur Sutarmidji didampingi Sekda Kalbar saat memberikan pengarahan terkait pengelolaan Program, Kegiatan dan Keuangan di lingkungan Pemprov Kalbar kepada Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalbar di Aula Garuda Gedung Pelayanan Terpadu Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin 10 April 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berpesan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat bekerja lebih profesional.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan terkait pengelolaan Program, Kegiatan dan Keuangan di lingkungan Pemprov Kalbar kepada Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalbar di Aula Garuda Gedung Pelayanan Terpadu Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin 10 April 2023.

“Saya pesan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemprov, untuk lebih profesional dalam bertugas karena semua tataran Eselon II dan Eselon III sudah memiliki pengalaman," ungkap Sutarmidji.

Tak hanya itu, di akhir jabatannya bersama Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan yang dalam waktu kurang lebih 5 bulan lagi, Sutarmidji meminta kepada seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kalbar untuk menjaga ritme positif dan tidak meninggalkan masalah dalam bertugas. 

Gubernur Sutarmidji Luncurkan Program Bantuan Pangan di Kota Singkawang

Pasalnya, lalu lintas atau transaksi keuangan di Pemprov Kalbar sudah secara elektronik

"Saya tidak akan membebani Dinas (OPD) untuk buat ini dan buat itu, tapi dananya tidak ada. Makanya saya ikuti perkembangan pendapatan. Di mana sampai sekarang kita sudah 26 persen, masih bagus, artinya pada satu triwulan 26 persen sudah bagus. Sedangkan PAD sudah lebih besar 28 persen dari transfer pusat,” jelasnya.

Midji menekankan dirinya tidak mau nanti setelah bulan Oktober, trennya menurun akibatnya ada gagal bayar.

“Hal itu jangan sampai terjadi. Makanya, semua harus menyusun anggaran perubahan itu betul-betul realistis," pungkasnya.

Sutarmidji Tinjau Pembangunan Masjid Agung Nurul Islam Singkawang, Ditargetkan Rampung di 2024

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved