Ramadhan Kareem

Kapan Batas Akhir Subuh? Boleh Shalat Setelah Matahari Terbit? Simak Penjelasanya

Waktu shalat subuh yang utama dimulai usai berkumandang adzan dari terbit fajar shadiq.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Enro
bolehkah seorang muslim shalat subuh saat matahari telah terbit? Simak penjelasan singkat berikut ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ramadhan 1444 Hijriah kini sudah mendekati hari terakhir.

Selayaknya setiap Muslim harus semakin bersemangat dalam beribadah.

Lalu Bagaimana jika seorang muslim tiba-tiba bangun kesiangan hingga pagi?

Apakah masih boleh Shalat Subuh dan berpuasa?

Waktu shalat subuh yang utama dimulai usai berkumandang adzan dari terbit fajar shadiq.

Doa Menerima Zakat Fitrah untuk Amil dan Mustahik di Bulan Puasa Ramadhan , Inilah Teksnya

Fajar Shadiq yaitu fajar kedua hingga sebelum masuknya waktu matahari terbit (syuruq) sebgaai batas akhir shalat subuh.

Subuh berakhir saat sudah masuk waktu matahari terbit.

Hal ini berdasarkan hadits berikut:

وَقْتُ صَلاةِ الصُّبْحِ مِنْ طُلُوعِ الفَجْرِ مَا لَمْ تَطْلُعْ الشَّمْسُ

Artinya:

“Dari Abdullah bin Umar radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Dan waktu shalat shubuh dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari.” (HR. Muslim)

Fajar shadiq (fajar nyata) adalah sebuah cahaya yang terlihat pada waktu subuh sebagai batas antara akhir malam dengan permulaan pagi.

fajar shadiq adalah cahaya tipis yang posisinya horizontal terhadap ufuk dan bertambah terang seiring waktu.

Itulah yang menentukan awal waktu Shalat subuh.

Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-20 dalam Kitab Durratun Nasihin , Cek Niat Tarawih Latin dan Arab

Sementara, fajar kadzib (fajar semu) adalah cahaya yang muncul sebelum fajar shadiq.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved