Kalender 2023

Kalender 2023 Libur Apa Setelah Idul Fitri, Mengapa Ada Peringatan Hari Buruh Sedunia Bulan Mei?

Selanjutnya penting diketahui Libur Nasional apa lagi yang akan ditemui setelah Lebaran bulan April Kalender 2023. 

Editor: Peggy Dania
Tribunpontianak.co.id/net/ka
Ilustrasi Kalender 2023. Hari Buruh Internasional-Berikut informasi peringatan hari buruh internasional tepatnya pada 1 Mei Kalender 2023 setelah Libur Nasional Lebaran dibulan April. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Selama bulan April Kalender 2023 ada banyak Libur Nasional termasuk Cuti Bersama dalam merayakan Paskah dan Idul Fitri 1444 Hijriah. 

Selanjutnya penting diketahui Libur Nasional apa lagi yang akan ditemui setelah Lebaran bulan April Kalender 2023

Pada Kalender 2023 telah ditetapkan bahwa ada 16 hari Libur Nasional dan selanjutnya setelah libur Lebaran akan dijumpai kembali pada 1 Mei Kalender 2023 mendatang.

Berdasarkan informasi dari surat keputusan bersama kementerian bahwa pada tanggal 1 Mei Kalender 2023 tersebut akan diperingati hari buruh internasional. 

Lantas, Mengapa hari buruh internasional penting untuk diperingati? Simak informasinya dalam artikel berikut. 

Dikikutip dari Kompas.com, Hari buruh lahir dari sejarah yang menyedihkan dan kelam bagi kaum buruh atau pekerja.

Peristiwa tersebut berawal dari aksi demonstrasi besar-besaran serikat buruh di Amerika Serikat pada 1 Mei 1886. 

Kalender 2023 Ada Libur Wafat Isa Al Masih Hingga Idul Fitri 1444 Hijriah, Simak Ulasan Berikut!

Catatan Sejarah Peringatan Hari Buruh Internasional 

Dikutip Kompas.com dari NPR, Pada 1 Mei 1886, organisasi Federasi Buruh Amerika meminta pekerja di seluruh negeri untuk mogok agar tuntutan 8 jam kerja bisa digubris dan dipenuhi.

Para buruh pun mengikuti arahan dari organisasi dan melakukan mogok kerja hinggga beberapa hari lamanya. Kemudian pada 3 Mei 1886, aksi yang dilakukan para buruh itu berubah menjadi anarkis.

Pihak kepolisian dituding memihak penguasa kapitalis dan menyerang buruh yang tengah menggelar aksi demonstrasi di dekat pabrik McCormick Reaper.

Sehari berikutnya, 4 Mei 1886 diadakan pertemuan di alun-alun Haymarket, Chicago, Illinois, AS. Bukan membaik, kondisi saat itu menjadi semakin menegangkan dan kembali terjadi kerusuhan berdarah.

Polisi kembali ikut turun tangan dan memicu bentrokan yang mengakibatkan tewasnya petugas dan warga sipil.

Sebuah bom bahkan meledak di antara barisan polisi di tengah huru-hara, tetapi sejarawan mengatakan tidak jelas apakah bom itu ditujukan untuk polisi atau kerumunan warga sipil.

Bom itu pun dikaitkan sebagai sebuah konspirasi pembunuhan, 8 orang ditetapkan sebagai tersangka, meskipun tidak ada bukti keterkaitan mereka dengan bom yang diledakkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved