Ramadhan Kareem

Jangan Dilupakan! Simak Bacaan Niat Makan Sahur Hari ke 19 Ramadhan 1444 Hijriah

Berikut ini informasi tentang Niat Puasa Ramadhan hari ke 19 atau bertepatan dengan Senin 10 April 2023

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Berikut ini bacaan niat puasa ramadhan ke 19 Ramadhan 1444 Hijriah saat makan sahur. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tak Terasa Ramadhan 1444 Hijriah sudah memasuki hari ke 19.

Hal itu berarti bahwa Ramadhan 1444 Hijriah sebentar lagi bakal berakhir.

Oleh karena itu tentu ibadah puasa yang dilakukan harus ditingkatkan rasa semangatnya.

Berikut ini informasi tentang Niat Puasa Ramadhan hari ke 19 atau bertepatan dengan Senin 10 April 2023

Niat berasal dari kata al-qashdu yang berarti keinginan.

Niat dalam ibadah biasa dilafazkan secara lisan atau dibunyikan di dalam hati.

Kapan Batas Akhir Subuh? Boleh Shalat Setelah Matahari Terbit? Simak Penjelasanya

Hukum berniat adalah wajib dan puasa Ramadhan tidaklah sah kecuali dengan berniat.

Begitu pula puasa wajib atau puasa sunnah lainnya tidaklah sah tanpa berniat.

Dalil wajibnya berniat adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907)

Doa Menerima Zakat Fitrah untuk Amil dan Mustahik di Bulan Puasa Ramadhan , Inilah Teksnya

Jika niat puasa wajib baru dimulai setelah terbit fajar Subuh, maka puasanya tidaklah sah.

Dalilnya adalah hadits dari Hafshah—Ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha–, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

“Siapa yang belum berniat di malam hari sebelum Shubuh, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. An-Nasai, no. 2333; Ibnu Majah, no. 1700; dan Abu Daud, no. 2454. Syaikh Al-Albani menshahihkan hadits ini).

Sedangkan untuk puasa sunnah, boleh berniat di pagi hari asalkan sebelum waktu zawal (tergelincirnya matahari ke barat).

عَنْ عَائِشَةَ – رضى الله عنها – قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا دَخَلَ عَلَىَّ قَالَ « هَلْ عِنْدَكُمْ طَعَامٌ ». فَإِذَا قُلْنَا لاَ قَالَ « إِنِّى صَائِمٌ »

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menemuiku lalu ia berkata,

“Apakah kalian memiliki makanan?” Jika kami jawab tidak, maka beliau berkata, “Kalau begitu aku puasa.” (HR. Muslim, no. 1154 dan Abu Daud, no. 2455).

Penulis Kifayah Al-Akhyar berkata, “Wajib berniat di malam hari. Kalau sudah berniat di malam hari (sebelum Shubuh), masih diperbolehkan makan, tidur dan jimak (hubungan intim).

Jika seseorang berniat puasa Ramadhan sesudah terbit fajar Shubuh, maka tidaklah sah.” (Kifayah Al-Akhyar, hlm. 248).

Bacaan Niat puasa Ramadhan Makan Sahur

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."  (*)

Simak Informasi Lengkap Seputar Ramadhan 2023

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved