Kisah Inspiratif

Kisah Daud Yordan, dari Petinju Banting Setir ke Dunia Politik

Hadir di TribunPontianak Podcast (Triponcast) pada Jumat 31 Maret 2023, Daun Yordan mengungkapkan alasan dirinya terjun ke dunia politik.

|
Penulis: Ferryanto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Daud Yordan bersama Nasarudin News Manager Tribun Pontianak dalam TribunPontianak.co.id Podcast, Jumat 31 Maret 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah puluhan kali naik ke ring tinju dan berhasil mengalahkan puluhan petinju hebat, Daud Yordan Petinju Kebanggaan Indonesia asal Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat memutuskan untuk terjun ke dunia politik.

Saat ini, Daud Yordan yang memiliki rekor bertanding 47 kali dan menang 42 kali telah mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI daerah pilihan Kalimantan Barat.

Hadir di TribunPontianak Podcast (Triponcast) pada Jumat 31 Maret 2023, Daun Yordan mengungkapkan alasan dirinya terjun ke dunia politik.

Daud menceritakan bahwa dirinya memilih terjun ke dunia politik khususnya DPD RI karena ingin memberikan manfaat lebih kepada masyarakat, khususnya Kalimantan Barat.

Sebelum mendaftar, sejak beberapa tahun lalu dirinya menyampaikan telah sering berkomunikasi dengan pihak KPU untuk membahas berbagai mekanisme pendaftaran untuk menjadi seorang politikus.

7 Pemegang Gelar Tinju Dunia Divisi Daud Yordan, Teranyar Dikenal Sebagai Raja KO Brutal!

Berbekal pengalaman tersebut, akhirnya ia mampu memahami mekanisme dan regulasi yang ada hingga membuatnya lolos tahapan verifikasi.

Ia pun bertekad terus bergerak untuk menggapai tujuannya terkini yakni menjadi anggota DPD RI asal Kalbar agar dapat memberikan manfaat lebih kepada masyarakat serta ingin melayani masyarakat.

Petinju itu turut menceritakan kisah awal mula dirinya menekuni tinju.

Menjadi Petinju Profesional diakuinya merupakan impian sejak kecil, karena melihat sosok abangnya yang lebih dulu menjadi petinju, dan dirinya memulai belajar tinju sejak kecil di kisaran tahun 1995.

Namun saat itu di kampung halamannya tidak ada satupun sasana tinju, dan itu sempat membuatnya bimbang.

Namun, kebimbangan itu tidak ia fikirkan, ia terus berlatih dengan konsisten, sepulang sekolah dan ketika waktu luang.

Keterbatasan peralatan tidak membuatnya putus semangat, namun membuatnya memutar otak untuk melengkapi alat yang dibutuhkan untuk membuatnya semakin terlatih, diceritakannya untuk membentuk otot tangan ia dulu membuat dumbel dari kaleng susu bekas dan semen.

Setelah lulus SD, Daud menceritakan dirinya merantau melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Jakarta dengan modal nekat.

Walaupun Mengenyam pendidikan di ibu Kota Negara, ia menyampaikan dirinya tetap fokus untuk terus berlatih.

Waktunya setelah sekolah, ia habiskan di pusat latihan untuk melatih teknik tinjunya.

Live Tinju Dunia Subriel Matias vs Jeremias Ponce, Juara IBF Baru Divisi Daud Yordan Lahir!

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved