Bunda PAUD Landak Terima Penghargaan Nasional dari Mendikbudristek

Penghargaan itu diterima atas kinerja dan kepedulian yang tinggi dalam mendukung program Bergerak Bersama Menuju Paud Berkualitas.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Diskominfo Landak
Sekda Kabupaten Landak, Vinsensius menyerahkan Piagam Penghargaan Bunda PAUD Nasional kepada Bunda PAUD Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa di kantor Bupati Landak, Selasa 28 Maret 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa, terima piagam penghargaan Bunda Paud tingkat Nasional dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim.

Penghargaan itu diterima atas kinerja dan kepedulian yang tinggi dalam mendukung program Bergerak Bersama Menuju Paud Berkualitas. Piagam itu diserahkan melalui Sekda Kabupaten Landak, Vinsensius kepada Karolin di kantor Bupati Landak, Selasa 28 Maret 2023.

Karolin, yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Landak periode 2017-2022 mengatakan Paud harus menjadi tempat yang tepat untuk pertumbuhan generasi penerus bangsa termasuk di Kabupaten Landak. Hal itu karena proses tumbuh kembang anak sangat rentan dari usia 0 hingga 6 tahun.

Untuk itu Paud sebagai wadah tumbuh kembang bagi anak-anak, harus mengedepankan hak anak-anak untuk bermain dalam upaya mereka mengenal lingkungan serta mampu bersosialisasi dengan sesama.

“Intinya anak itu harus bermain di Paud, tidak ada tuh ceritanya mempersiapkan diri anak untuk masuk SD, jangan berfikiran seperti itu. Karena di Paud kita harus tetap menghargai hak anak untuk bermain, makanya rapor Paud itu bukan nilai tetapi deskripsi tumbuh kembang anak,” jelas Karolin.

Panen Raya di Menjalin Pj Bupati Landak Apresiasi Pertanian yang Modern

Pemkab Landak Gelar Sosialisasi Pola Asuh Dalam Penanggulangan Stunting

Adapun berdasarkan data saat ini ada sebanyak 309 siswa Paud Negeri dan 6.973 siswa PAUD Swasta se- Kabupaten Landak.  Dengan jumlah tenaga pendidik sebanyak 21 orang guru berstatus PNS dan 627 orang guru berstatus Honorer.  Sedangkan untuk jumlah gedung sekolah ada 6 gedung Paud Negeri dan 243 gedung PAUD Swasta.
 
Lebih lanjut, Karolin menjelaskan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir Angka Buta Huruf terus menurun dan Angka Melek Huruf meningkat. Pada tahun 2017 ada 2.130 jiwa yang Buta Huruf dan ada 264.776 jiwa yang Melek Huruf dari jumlah penduduk 266.906 jiwa.

Sedangkan pada tahun 2022 sudah menurun yakni, ada 1.101 jiwa Angka Buta Huruf dan Angka Melek Huruf meningkat menjadi 295.873, dari jumlah penduduk Kabupaten Landak sebanyak 296.974 jiwa.
 
"Paud juga berperan penting dalam mengatasi stunting yang mana tumbuh kembang anak selain berada di lingkungan rumah, tumbuh kembang mereka juga berada di Paud , dan permasalahan stunting bukan hanya sekedar tinggi badan serta berat badan yang tidak sesuai umur mereka, tetapi juga berpengaruh pada kecerdasan mereka," tandas Karolin.

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved