Berbisnis Budidaya Ikan Toman, Sumber Cuan yang Menjanjikan di Kapuas Hulu

Udin menjelaskan juga bahwa, memelihara Ikan Toman dari kecil hingga besar atau bisa dijual tidak mudah apa yang dipikirkan.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Kerambah atau kurung ikan Toman di lantin daerah Sungai Kapuas, Desa Empangau Hilir, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin 27 Maret 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Memelihara Ikan Toman sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya di wilayah sungai Kapuas.

Seorang pemelihara Ikan Toman di Sungai Kapuas, Kecamatan Bunut Hilir, Udin menyatakan kalau dirinya sudah belasan tahun menjadi nelayan khusus memelihara Ikan Toman.

"Saya pelihara Ikan Toman masih kecil hingga sudah bisa panen atau dijual, dan membutuhkan waktu kurang lebih dari 1-3 tahun," ujarnya kepada TribunPontianak.co.id, Senin 27 Maret 2023.

Udin menjelaskan juga bahwa, memelihara Ikan Toman dari kecil hingga besar atau bisa dijual tidak mudah seperti yang dipikirkan kebanyakan orang.

"Kita harus fokus memberi makan ikan Toman sampai sudah biasa dijual," ucapnya.

Sama Seperti Getah Karet, Daun Kratom Masih Jadi Primadona Mata Pencaharian Masyarakat Kapuas Hulu

Maka perlu kesabaran dan ketekunan untuk bisa memelihara Ikan Toman dari kecil hingga besar atau sudah bisa dijual.

"Saya kalau panen sekitar 2-3 ton dengan harga perkilogram sekitar Rp 23-25 ribu," ungkapnya.

Pemelihara Ikan Toman lainnya, Fi'i menyatakan sebenarnya memelihara Ikan Toman merupakan tabungan uang, di mana memelihara Ikan Toman dari kecil hingga sudah bisa dijual membutuhkan waktu cukup lama hingga bertahun. 

"Disitu butuh waktu lama, tenaga, mental dan biaya juga, sehingga perlu sabar dan yakin, maka akan berhasil sampai bisa dijual hingga menikmati hasilnya dengan baik," ujarnya.

Ketika ingin memelihara Ikan Toman, menurutnya harus banyak sampai ribuan hingga hasilnya juga banyak sampai ton.

"Cuma memberi umpan cukup banyak, tapi hasilnya juga sesuai," ungkapnya.

Meski Murah, Getah Karet Masih Jadi Primadona Mata Pencaharian Masyarakat Kapuas Hulu

Pembeli Ikan Toman di Sungai Kapuas, Uju Een menyatakan kalau dirinya membeli ikan toman yang ukuran sudah bisa dikonsumsi oleh pelanggan di pasar dari 1-2 kilogram.

"Ikan Toman ini kami beli dari nelayan di Sungai Kapuas, yang masyarakat di sana betul-betul sebagai pemelihara Ikan Toman itu sendiri," ujarnya.

Uju menjelaskan bahwa, kalau dirinya membeli Ikan Toman ke masyarakat perkilogram sebesar Rp 23-25 ribuan.

"Kalau saya jual ke pasar atau pelanggan kurang lebih Rp 30-50 perkilogram, karena biaya transportasi sungai Kapuas sangat mahal," ungkapnya. 

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved