Breaking News

Sosok Inspiratif Muhayati, Pecinta Lingkungan Peroleh Banyak Penghargaan

Muhayati menyampaikan sudah banyak masyarakat yang mendatangi Bank Sampah Rumput Hias, mulai dari siswa, mahasiswa, wisawatan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovanka Mayank Candri
Ketua Bank Sampah Rumput Hias, Muhayati 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lingkungan Bersih Tertata Kita Bahagia, begitulah motto dari Ketua Bank Sampah Rumput Hias Muhayati dengan kecintaannya terhadap lingkungan sudah sejak lama.

Sebagai salah satu wujud kecintaannya pada lingkungan, ia mendirikan Bank Sampah Rumput Hias yang sudah berdiri sejak tahun 2018, di rumahnya sendiri Jalan Petani, Gang Berkat Usaha No.53, Pontianak.

Menurutnya, kesadaran soal lingkungan harus berasal dari dalam diri sendiri. Masyarakat harus memiliki pikiran dan kesadaran bahwa mengelola sampah adalah hal yang penting. Kepada masyarakat yang belum memiliki perhatian soal tata kelola sampah, Muhayati mengajak untuk bergerak bersama.

“Kalau bukan kesadaran diri sendiri, tidak ada pihak yang dapat menjaga dan mengelola sampah yang ada di sekitarnya,” ucapnya.

Muhayati menyampaikan sudah banyak masyarakat yang mendatangi Bank Sampah Rumput Hias, mulai dari siswa, mahasiswa, wisawatan, bahkan dari pemerintah.

Baca juga: Kelola Sampah Menjadi Berkah Lewat Bank Sampah Rumput Hias Pontianak

Bank Sampah Rumput Hias terbuka untuk umum. Bank Sampah Rumput Hias memiliki beberapa program yakni menabung sampah, sedekah sampah serta pembuatan kerajinan dari daur ulang sampah.

Bank Sampah Rumput Hias juga menghasilkan produk olahan sampah yang dapat dijual. Menurutnya, produk hasil olahan sampah memiliki nilai estetika yang sangat menarik apabila dijual.

Bank Sampah Rumput Hias menyediakan produk olahan daur ulang berupa tas, pot, vas, dan lain-lain.

Selain bank sampah, ia juga aktif sebagai penggerak di bidang pertanian sebagai Ketua Kelompok Tani.

"Di sepanjang jalan ini kan menanam sayur semua, ada sebanyak empat gang yang menjadi anggota saya," ujarnya.

"Tanaman yang di budidaya adalah tanaman hias, sayur mayur kebutuhan rumah tangga, tapi kalau sayur mayur tidak kami perjualbelikan, hanya untuk konsumsi sendiri sedangkan tanaman hias menjadi usaha pokok warga sekitar sini, contohnya seperti rumput hias, bunga krokot, bunga matahari, bonsai dan lain sebagainya," ujarnya.

Atas kecintaannya terhadap lingkungan, ia memperoleh banyak penghargaan dari CSR maupun pemerintah. Tahun lalu, 2022, ia memperoleh piaga penghargaan dalam peringatan Hari Kartini dari Ibu Iriana Joko Widodo atas jasanya dalam bidang pertanian.

Terakhir harapan kedepannya melalui pergerakan yang ia lakukan, dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat terutama kalangan muda sebagai generasi penerus untuk terus melestarikan dan menjaga lingkungan. (*)

Jelang Ramadan, Jumlah Sampah di Pontianak Dipastikan Meningkat Hingga 25 Persen

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved