Fotografi
Tiga Mode Pemotretan Beruntun pada EOS R5
Dynamic duo ini membuatnya mampu menangkap gambar yang besarnya sekitar 45 megapiksel pada kecepatan pemotretan beruntun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kamera high-resolution dan memiliki jumlah piksel yang tinggi, biasanya memiliki kecepatan pemotretan beruntun yang lebih lambat, sebagian karena kecepatan pembacaan data dari sensor gambar.
EOS R5 telah mengatasi hal ini pada sensor gambar yang baru dikembangkannya, yang mampu membaca data pada kecepatan tinggi yang melengkapi prosesor gambar DIGIC X yang cepat dan dahsyat.
Dynamic duo ini membuatnya mampu menangkap gambar yang besarnya sekitar 45 megapiksel pada kecepatan pemotretan beruntun hingga 20 frames per second (fps) dengan pelacakan AF/AE.
EOS R5 memiliki tiga mode pemotretan beruntun
- Pemotretan beruntun Kecepatan Tinggi + (H+)
- Pemotretan beruntun Kecepatan Tinggi (H)
- Pemotretan beruntun Kecepatan Rendah (L)
• DIGIC X Memberdayakan EOS R5 untuk Melakukan IS Kontrol Terkoordinasi
Juga ada tiga mode rana yang dapat dipilih:
- Rana mekanis
- Rana tirai pertama elektronik
- Rana elektronik
Karena kecepatan pemotretan beruntun yang sesungguhnya bergantung pada beragam faktor, seperti daya baterai yang tersisa.
Ikon mode drive pada tampilan EVF/Live View yang berubah warna untuk mengindikasikan kecepatan pemotretan beruntun maksimum yang dimungkinkan.
Memiliki kapabilitas 8K RAW, oversampled 4K
EOS R5 dapat merekam video RAW dalam 8K 30p/25p (NTSC/PAL) pada resolusi DCI (8192 × 4320 piksel) secara internal dengan kartu CFexpress.
