MotoGP
Mimpi Yamaha Bersama Valentino Rossi dan VR46 di MotoGP 2024
Yamaha yang tak memiliki tim satelit pada musim MotoGP 2023 sangat berharap tim milik Valentino Rossi tersebut bergabung bersama Yamaha.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Yamaha bermimpi bisa bersama Valentino Rossi dan VR46 pada musim MotoGP 2024.
Yamaha yang tak memiliki tim satelit pada musim MotoGP 2023 sangat berharap tim milik Valentino Rossi tersebut bergabung bersama Yamaha.
Yamaha akan segera mengadakan pembicaraan awal dan negosiasi dengan kandidat yang bisa beralih ke Yamaha di Kejuaraan Dunia MotoGP 2024.
Namun, pilihannya tidak besar. Pasalnya, Lucio Cecchinello yang mengendarai Honda sejak 2006 memperpanjang kontrak HRC-nya selama dua tahun hingga akhir 2024.
Lalu Gresini Racing memiliki kontrak Ducati hingga akhir 2023, tetapi tidak berniat berpisah dengan rekan senegaranya di Borgo Panigale.
• Jawaban CEO Dorna Konflik Bonus Sprint Race MotoGP! Bukan Ranahnya
Jadi sepertinya tim Mooney VR46 milik Valentino Rossi tetap menjadi satu-satunya pesaing serius.
"Logika mengatakan bahwa bekerja dengan Valentino Rossi dan VR46 sebagai tim pelanggan MotoGP akan menjadi arah yang baik," kata bos balap Yamaha Lin Jarvis disadur dari speedweek.com, Selasa 21 Februari 2023.
Mimpi Yamaha tersebut mengalami kendala tertentu.
Pertama tim milik juara dunia sembilan kali itu memiliki kontrak bersama Ducati untuk 2024.
Hal kedua dia hanya akan mempertimbangkan perubahan merek jika Yamaha kembali menjadi motor pemenang.
Sudah lama sejak dua kemenangan terakhir Fabio Quartararo di Catalunya dan di Sachsenring pada Juni 2022.
“Tentu saja ada banyak diskusi dengan VR46,” ungkap Lin Jarvis.
Yamaha telah bekerja sama dengan mereka menjalankan tim Master Camp Moto2.
Yamaha memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Valentino Rossi.
Dia mengendarai pabrik Yamaha di Kejuaraan Dunia MotoGP selama 16 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Marco-Bezzecchi-Kritik-Aturan-Batas-Tekanan-Motor-MotoGP-Membahayakan-Pembalap.jpg)