MotoGP
Jawaban CEO Dorna Konflik Bonus Sprint Race MotoGP! Bukan Ranahnya
CEO Dorna Carmelo Ezpelata menegaskan bahwa konflik seputar bonus Sprint Race MotoGP bukanlah ranah penyelenggara.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - CEO Dorna, Carmelo Ezpelata menegaskan bahwa konflik seputar bonus Sprint Race MotoGP bukanlah ranah penyelenggara.
Menurutnya hal itu harus diselesaikan antara Pembalap dan tim pabrikan.
Kalender MotoGP 2023 menampilkan perombakan besar pada Grand Prix.
MotoGP 2023 kini menghadirkan Sprint Race di setiap putaran pada hari Sabtu.
Keputusan ini menimbulkan konflik antara Dorna, pabrikan, Pembalap dan manajernya.
• Marc Marquez Terima Upah Paling Besar Capai Rp 202 Miliar, Bakal Juara Dunia MotoGP 2023 Musim Ini ?
Manajer gaek Carlo Pernat menjadi salah satu yang paling vokal.
Menurutnya Pembalap layak mendapat bonus untuk pekerjaan ekstra ini.
Tapi menurut Ezpelata, pembicaraan soal bonus Sprint Race bukanlah ranah Dorna.
Ia menekankan ini harus diselesaikan antara pembalap dan tim.
“Itu masalah para pebalap dengan tim,” katanya disadur dari crash.net, Selasa 21 Februari 2023.
Carmelo Ezpeleta menyebut dirinya tidak ada hubungannya dengan uang yang dikenakan oleh pebalap tim.
Hal itu masalah bagi setiap Pembalap dengan tim mereka.
Ia pun tak menganggap serius apa yang dikatakan Carlo Pernat.
Sprint Race MotoGP
Carmelo Ezpeleta menjelaskan, Sprint Race memiliki setengah jarak dari balapan hari Minggu, dengan setengah poin yang diberikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bos-Dorna-Sports-Jawab-Tudingan-Honda-Soal-MotoGP-Membosankan.jpg)