Disdukcapil Pontianak Telah Aktivitasi IKD Sebanyak 1.906 NIK, Berikut Syarat Pelayanannya

Selanjutnya secara bertahap mulai dilakukan aktivasi IKD, dimulai dari seluruh pegawai Disdukcapil Kota Pontianak, dilanjutkan seluruh ASN di Kota Pon

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Disdukcapil Kota Pontianak
Warga mulai menggunakan aplikasi indentitas Kependudukan Digital. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak telah mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebanyak 1.906 Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Aktivisi IKD ini mulai dilakukan sekal 9 Februari 2022 lalu dan data terakhir jumlah warga yang sudah melakukan aktivasi, serta menggunakan IKD di Kota Pontianak sebanyak 1.906 NIK," ungkap Kepala Disdukcapil Kota Pontianak Erma Suryani dalam keterangan yang diterima TribunPontianak.co.id, Senin 23 Januari 2023.

Selanjutnya secara bertahap mulai dilakukan aktivasi IKD, dimulai dari seluruh pegawai Disdukcapil Kota Pontianak, dilanjutkan seluruh ASN di Kota Pontianak hingga seluruh masyarakat pengguna smartphone.

Dalam mempercepat pelayanan, Disdukcapil Pontianak juga melakukan pelayanan jemput bola aktivasi IKD di instansi lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Hal tersebut bertujuan untuk memperluas cakupan aktivasi IKD.

Untuk diketahui, bahwa IKD ini merupakan dokumen identitas versi digital yang bisa diakses secara online. 

Birdy South East Asia Tour Pamungkas di Kota Pontianak Pukau Penonton dengan Puluhan Lagu

Agenda DPRD Kota Pontianak Besok Senin 23 Januari 2023

Menurut Erma Suryani, penggunaan IKD ini lebih praktis, lantaran dokumen yang dimiliki oleh pemegang identitas tercakup dalam sebuah aplikasi di smartphone secara digital. 

Namun terlebih dahulu pemegang identitas menginstal aplikasi 'Identitas Kependudukan Digital' di smartphone berbasis android. Dalam aplikasi tersebut, dokumen yang ditampilkan antara lain KTP elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), Kartu Vaksinasi Covid-19, NPWP, Kartu ASN bagi warga berstatus PNS, Kartu Pemilih Tetap yang dikeluarkan KPU, Kartu BPJS Kesehatan dan dokumen lainnya.

Erma mengimbau kepada warga yang belum melakukan aktivasi IKD untuk datang langsung ke Kantor Disdukcapil Kota Pontianak di Jalan Sutoyo. 

Namun untuk bisa menggunakan IKD ini, terdapat beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh pemegang identitas. Diantaranya adalah Pertama, pemegang identitas harus memiliki smartphone atau gawai berbasis android. Kedua, telah memiliki KTP-el fisik. Ketiga, telah memiliki email dan nomor ponsel. 

"Sehingga dari sisi keamanan data, aplikasi IKD dilengkapi dengan fitur pencegahan tangkap layar atau screenshot. Sehingga meminimalisir penyalahgunaan informasi," katanya.

Erma menyebut penggunaan IKD ini memiliki banyak manfaat. Antara lain meningkatnya pemanfaatan digitalisasi kependudukan bagi penduduk, mempermudah dan mempercepat transaksi maupun pelayanan publik dalam bentuk digital serta mengamankan kepemilikan IKD melalui sistem autentikasi guna mencegah pemalsuan dan kebocoran data.

"Tentunya dengan memiliki IKD ini lebih memudahkan warga karena dokumen yang dimilikinya tercakup hanya dalam sebuah aplikasi sehingga lebih praktis dan simpel, artinya semua dokumen dalam satu genggaman," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, identitas digital ini telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permendagri) Nomor 72 tahun 2022 tentang standar dan spesifikasi perangkat keras, perangkat lunak dan blanko KTP-el serta penyelenggaraan identitas kependudukan digital.

Dalam Permendagri tersebut dijelaskan bahwa IKD adalah informasi elektronik yang digunakan untuk mempresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui gawai yang menampilkan data pribadi sebagai identitas yang bersangkutan. 

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved