Imlek dan Cap Go Meh

Contoh Teks Pidato Penutupan Imlek atau Cap Go Meh 2023

Kasi Bimas Buddha Kankemenag Kota Singkawang Warsito menjelaskan pelaksanaan Cap Go Meh dilaksanakan setiap tahun yang merupakan ritual keagamaan

Indonesia Travel
Contoh Teks Pidato untuk Cap Go Meh 2023 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang bermakna malam ke-15.

Nah, karena itu momen Cap Go Meh selalu jatuh pada hari ke-15 setelah hari raya Imlek dan menjadi rangkaian penutup dari acara tahun baru China.

Dikutip dari https://bimasbuddha.kemenag.go.id/, Sekretaris Majelis Agama Buddha Tri Dharma Indonesia (MAGABUTRI) Provinsi Kalimantan Barat Edhylius Sean menjelaskan Cikal bakal adanya ritual Cap Go Meh di Singkawang karena dulunya ada kisah wabah cacar air yang melanda salah satu daerah di Singkawang.

Kemudian para tabib atau sering disebut Tatung melakukan suatu ritual untuk mengusir roh-roh jahat yang menggangu di kota tersebut.

Dengan diadakan ritual, penyakit cacar air menghilang dan masyarakat mempercayai bahwal ritual tersebut berhasil dalam mengusir roh-roh jahat yang menimbulkan penyakit sehingga ritual tersebut dilakukan sampai sekaran, tutur Edhylius Sean.

Contoh Teks Pidato dan Kata Sambutan Imlek dan Cap Go Meh 2023

Kasi Bimas Buddha Kankemenag Kota Singkawang Warsito menjelaskan pelaksanaan Cap Go Meh dilaksanakan setiap tahun yang merupakan ritual keagamaan untuk menjauhkan malapetaka, bencana, musibah, dan ganguan.

Berikut ini contoh teks pidato untuk acara penutupan Cap Go Meh

SAMBUTAN

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PADA ACARA

PERAYAAN CAP GO MEH Â BERSAMA KE-7

DI JI EXPO KEMAYORAN, JAKARTA

14 FEBRUARI 2014

Bismillahirrahmanirrahim,

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved