Piala AFF 2022

Piala AFF Akan Dimasukan ke Kalender FIFA, Berikut Keuntungannya Bagi Indonesia dan Negara ASEAN

Piala AFF akan diproyeksikan sebagai kompetisi yang masuk dalam agenda kalender FIFA.

Editor: Jimmi Abraham
PSSI
Pemain Timnas Indonesia saat melwan Vietnam di semifinal Piala AFF 2022 yang berlangsung di Stadion My Dinh pada Senin 9 Januari 2023 pukul 19.30 WIB. Berikut beberapa keuntungan bagi Timnas Indonesia dan negara Asean jika Piala AFF masuk aklender FIFA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Piala AFF akan diproyeksikan sebagai kompetisi yang masuk dalam agenda kalender FIFA.

Hal ini disampaikan langsung oleh presiden FIFA Gianni Infantino beberapa waktu lalu saat final Piala AFF 2022.

Kompetisi Piala AFF adalah turnamen akbar negara-negara di Asia Tenggara.

Sudah dapat dipastikan, adanya kompetisi tesebut mempengaruhi poin capain masing-masing negara yang berpartisipasi di kompetisi tersebut.

Berikut ini beberapa catatan keuntungan bagi Timnas Indonesia maupun Negara ASEAN jika Piala AFF masuk agenda kalender FIFA.

Update Rangking FIFA Usai Piala AFF 2022! Indonesia Raih Poin Terbanyak, Malaysia Merangkak Naik

Piala AFF sejatinya sudah menjadi turnamen yang menawarkan poin untuk peringkat FIFA sejak edisi 2016 lalu.

Namun, hingga saat ini turnamen dua tahunan itu belum masuk dalam kalender FIFA.

Hal ini membuat klub tidak berkewajiban melepas pemain untuk membela timnas.

Situasi tersebut mencegah beberapa negara peserta menurunkan pemain terbaik mereka.

Terkait hal tersebut, pakar sepak bola Malaysia Datuk Dr Pekan Ramli juga menyampaikan pandangannya.

Dia menilai Piala AFF sudah saatnya masuk dalam kalender FIFA sehingga lebih menguntungkan bagi seluruh negara peserta.

Timnas Indonesia Berbangga, Marselino Ferdinan Raih Gelar Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2022

Menurutnya, jika Piala AFF masuk dalam jadwal FIFA, tim-tim Asia Tenggara bisa mendapatkan beberapa keuntungan.

Pertama, FIFA akan memberikan poin peringkat yang lebih tinggi kepada tim yang berpartisipasi di Piala AFF.

Selain itu, tim-tim Asia Tenggara, termasuk timnas Indonesia, dipastikan akan mampu menurunkan susunan pemain terbaiknya.

Pasalnya, FIFA akan mewajibkan klub melepas pemainnya untuk bermain di timnas.

Dengan demikian, persaingan yang lebih ketat juga terlihat di antara tim-tim nasional di kawasan Asia Tenggara.

“Jika FIFA ingin memasukkannya ke dalam kalender mereka, itu akan menjadi kehormatan besar bagi sepak bola ASEAN," kata Pekan Ramli, dikutip dari SuperBall.id.

"Sebab, FIFA akan memberikan poin peringkat yang lebih tinggi kepada tim-tim di wilayah tersebut untuk pertama kalinya."

"Kedua, semua negara akan melihat serius nilai Piala AFF."

"Jadi tidak ada lagi isu turnamen ini tidak penting karena di luar kalender FIFA dan tidak ada masalah bagi tim untuk menurunkan pemain terbaik," tambahnya.

Setelah 14 edisi Piala AFF, Timnas Thailand tampil sebagai tim tersukses dengan rekor tujuh kali juara.

Meskipun prestasi terbaik skuad Garuda adalah menjadi runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, 2020).

Akan tetapi ini sudah cukup baik untuk menorehkan poin di ranking FIFA jika dimasukan dalam agenda FIFA.

Selain itu pemain andalan Timnas Indonesia di Luar Negeri juga di pastikan bisa berlaga tanpa dihalangi klub.

Pemenang Piala AFF 2022 Direbut Thailand Juara Kali ke 7, Park Hang-seo Pensiun Latih Timnas Vietnam

Diketahui sebelumnya Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah membuka peluang untuk memasukkan Piala AFF ke dalam kalender mereka.

Gianni Infantino selaku Presiden FIFA,  telah memberikan isyarat tersebut ketika menghadiri laga final Piala AFF 2022.

Infantino mengatakan bahwa turnamen antarnegara Asia Tenggara itu harus ditingkatkan menjadi bagian dari agenda resmi FIFA.

“Piala AFF harus ditingkatkan menjadi bagian dari kompetisi di bawah FIFA," kata Infantino.

"Kami perlu memastikan bahwa turnamen ini berkembang lebih jauh."

“Saya percaya jika kita bekerja sama, Piala AFF akan menjadi turnamen besar di bawah persetujuan FIFA," tambahnya.

(*)

Sumber: SuperBall.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved