Breaking News

Khazanah Islam

Arti Hadist, Sunnah, Khabar dan Asar dalam Hukum Islam

Bagi muslim yang beriman dua pusaka tersebut merupakan sumber dari hukum islam.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK
Hadist juga dijadikan sumber hukum Islam kedua setelah Alquran. 

Secara garis besar terdapat empat fungsi Hadis terhadap Alquran, sebagai berikut:

1) Bayan al-Taqrir disebut juga dengan Bayan al-Ta’kid dan Bayan al-I bat.

Bayan al-Taqrīr adalah menetapkan dan memperkuat apa yang telah diterangkan di dalam Alquran.

Fungsi Hadis itu memperkokoh isi kandungan Alquran.

Bagaimana Cara Suami Rujuk dengan Istri? Arti dan Penjelasan Rujuk dalam Islam

2) Bayan al-Tafsir adalah penjelasan terhadap ayat-ayat yang memerlukan perincian atau penjelasan lebih lanjut, seperti pada ayat-ayat mujmal (umum/ global),

mutlaq (tidak mempunyai batasan), dan ‘am (umum), sehingga fungsi Hadist ini adalah memberikan perincian (tafsir)

dan penafsiran terhadap ayat-ayat yang masih mutlak dan memberikan takhsiis (pengkhususan) terhadap ayat-ayat yang masih umum.

3) Bayan al-Tasyri’ adalah memberikan kepastian hukum Islam yang tidak ada di Al-Qur’an. Biasanya Al-Qur’an hanya menerangkan pokok-pokoknya saja, contohnya zakat fitrah.

4) Bayan al-Nasakh secara bahasa berarti ibtal (membatalkan), izalah (menghilangkan), tahwiil (memindahkan) dan tagyiir (mengubah).

Bayan al-Nasakh adalah membatalkan ketentuan terdahulu, sebab ketentuan yang baru dianggap lebih maslahat. (*)

Disclamair : Isi redaksi dan pembahasan materi diatas dilansir dari buku siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7 SMP Terbitan Kemendikbudristek tahun 2017.

Simak Berita terkait Khazanah Islam Tribun Pontianak.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved