Banjir Rob Genangi Mempawah dan Sambas Semalam, Akses Jalan Banyak Terganggu
Seperti halnya yang terjadi di kawasan Pasar Mempawah, Jalan GM Taufik, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, yang juga terjadi banjir rob hin
"Kita khawatirkan saat rob naik hujan juga lebat, yang dengan itu ditakutkan terjadinya banjir yang dapat menggenangi dan masuk ke rumah warga dengan waktu yang bisa lama. Namun syukurnya untuk beberapa hari ini Alhamdulillah masih aman," ucap Agit.
Meskipun saat ini belum ada banjir besar, Agit tetap mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati, karena faktor cuaca dan alam tidak dapat diprediksi.
"Yang pasti diharapkan kepada warga untuk tetap waspada terkait bencana hidrometeorologi. Kemudian kita juga telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan agar mendata apabila ada warga yang terdampak banjir, sehingga bisa sesegera mungkin kita ambilkan solusinya," terang Agit.
• Pasang Alat Pendeteksi dan Pompa Air, Usaha RSUD Abdul Aziz Singkawang Hadapi Banjir
Jalan Protokol di Pontianak Tergenang
Air pasang maksimum hingga ketinggian 1,8 meter juga mengakibatkan beberapa ruas jalan di Kota Pontianak, tergenang banjir. Kawasan pusat perbelanjaan seperti Pasar Tengah juga tidak luput dari genangan banjir.
Banjir juga menggenangi sebagian ruas jalan utama seperti di Jalan Gajah Mada, Jl Tanjungpura, Jl Purnama, Jl Ahmad Yani, dan Jalan Perdana. Beberapa rumah warga dan tempat ibadah ikut tergenang.
Dari pantauan Tribun Pontianak di lokasi, genangan banjir ini terjadi hampir merata di semua kecamatan. Untuk di Kecamatan Pontianak Barat seperti di beberapa gang di Sungai Jawi Luar ikut tergenang, bahkan terdapat rumah ibadah yaitu Masjid Nurul Jannah juga tergenang bahkan hingga masuk ke dalam ruangan sekitar 5 hingga 7 centimeter (cm).
Sambas Banjir

Sementara itu hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas mengakibatkan banjir di beberapa kawasan termasuk salah satunya di pemukiman Dusun Sempata, Desa Balai Gemuruh, Kecamatan Subah, Senin 26 Desember 2022.
Karena kondisi banjir itu, Babinsa di Kecamatan Subah, Koptu Eko Wahyudi melakukan monitoring banjir yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi.
"Curah hujan yang tinggi, sehingga mengakibatkan air di perairan anak sungai Subah meluap dan banjir dengan ketinggian air mencapai 30 cm sampai dengan 60 cm. Banjir juga berdampak pada 20 rumah terendam," ungkap Koptu Eko Wahyudi, kepada Tribun Pontianak.
Koptu Eko Wahyudi juga mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap curah hujan dan meluapnya air khususnya yang mendiami tepian anak sungai.
• Banjir Rob Genangi Sebagian Jalan di Sekitar Pasar Mempawah Hari Ini
Tanggap Darurat
Koptu Eko mengatakan, banjir juga menggenangi jalan dan mengakibatkan terputusnya ruas jalan oleh luapan air yang tinggi dan banyak masyarakat melewati jalan tersebut yang terjebak banjir.
"Kami pun sigap turun ke jalan untuk membantu warga yang menyeberangi genangan air tersebut dengan mengangkat sepeda motor masyarakat untuk melewati banjir tersebut," katanya.